AI in your hand.
Antusiasme menyambut kehadiran Samsung Galaxy S25 kuat terasa. Merespon hal ini, Samsung menghadirkan Galaxy Festival. Ini merupakan festival konser pertama yang diadakan Samsung. Diisi oleh Brand Ambasador Dian Sastrowardoyo yang memperkenalkan ponsel terbaru di atas panggung, acara meriah dengan penampilan Eva Celia ft. Diskoria, Yura Yunita, RAN, Andien, hingga Ardhito Pramono.
The Fancam Phone
The Editors Club dibekali Samsung Galaxy S25 Ultra yang nyatanya memang memiliki ketangguhan untuk merekam momen-momen konser dari jarak jauh. Menggunakan resolusi 8K, kamera handphone ini mampu memproduksi footage pertunjukan berkualitas meskipun ruang konser memiliki pencahayaan yang cukup gelap. Fancam hasil gawai ini terbilang memuaskan, bahkan di level zoom in 5 kali. Inilah sebabnya, Galaxy S25 dijuluki sebagai “hp konser”.
“Lensa 50 MP ultrawide memastikan setiap momen tertangkap sempurna, nightography foto dan video yang tertangkap semakin jernih, bahkan saat melakukan zoom. Fungsi perekaman video dengan resolusi hingga 8K dan 30 FPS, ditambah dengan fitur Galaxy Log, memastikan siapa saja bisa mendapat fancam yang sangat jernih dan cinematic sekelas profesional. Yang juga tak kalah menarik adalah fitur terbaru Galaxy S25 Series Audio Eraser untuk hapus suara mengganggu saat membuat konten konser,” jelas Verry Octavianus, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.

Galaxy S25 Series yang adalah perangkat Galaxy pertama dengan aplikasi Samsung Wallet (untuk pembayaran credit card, QRIS, transit card, boarding pass, e-ticket, membership dan lainnya yang telah dan akan bekerjasama dengan Samsung) memang menawarkan peningkatan signifikan dari segi kamera dengan hadirnya lensa ultrawide 50MP di Galaxy S25 Ultra. Selain itu, kemampuan Nightography turut ditingkatkan. Sehingga pengguna tak perlu khawatir saat nonton konser malam hari atau dalam ruang gelap karena hasil tangkapan kamera akan tetap tajam, detail, dan cerah. Fungsi Nightography ini bisa untuk foto maupun video, termasuk ketika pengguna memakai zoom.
Selanjutnya, yang dimaksud dengan fitur Galaxy Log adalah kemampuan merekam video dalam format LOG seperti memakai kamera profesional untuk menangkap lebih banyak detail di area terang dan gelap. Pengguna kemudian bisa lebih leluasa untuk melakukan color grading yang lebih cinematic dari hasil perekaman. Tak hanya visual, aspek audio juga mengalami peningkatan dengan adanya fungsi Audio Eraser untuk menghilangkan suara tertentu di video dengan mudah.
Audio Eraser tersebut bisa mendeteksi berbagai tipe suara. Termasuk di antaranya yaitu ucapan, musik, angin, keramaian, dan kebisingan. Jika pengguna merasa ada ucapan teman yang “bocor” atau suara crowd yang terlalu dominan di dalam rekaman video, pengguna bisa menentukan volume dari setiap tipe suara tersebut untuk mendapatkan kualitas konten yang diinginkan.

The True AI Companion
Tentu saja salah satu yang menjadi highlight dalam event Galaxy Festival adalah kemampuan Artificial Intelligence (AI) dari sang smartphone. Produsen gadget asal Korea Selatan ini tampak serius menggarap teknologi AI untuk dibenamkan pada rilisan terbaru seri Galaxy S25. Ponsel ini membawa 22 fitur Galaxy AI yang siap mendukung keseharian pengguna dengan pengalaman yang lebih intuitif, responsif, dan personal.
“Fitur-fitur Galaxy AI di Galaxy S25 Series telah dioptimalkan agar dapat menjawab setiap kebutuhan dan preferensi pengguna dengan lebih baik, seperti dengan pilihan Bahasa Indonesia yang lebih memahami konteks. Prosesor Snapdragon 8 Elite for Galaxy yang ada di semua model pun menjamin kinerja AI yang lebih cepat dibanding seri sebelumnya, baik itu yang bekerja secara on-device, on cloud, maupun hybrid. Dengan semua keunggulannya ini, Galaxy S25 Series menjadi True AI Companion yang semakin relevan dan bisa diandalkan dalam keseharian pengguna,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.
Menariknya, di seri ini terdapat lebih banyak fitur AI on-device yang bisa diakses tanpa perlu koneksi internet. Pada versi sebelumnya, ada delapan fitur yang diproses secara on device. Kini jumlahnya bertambah menjadi 10 fitur AI on-device. Fitur-fitur tersebut meliputi Routine Suggestion, Live Translate, Call Recording, Call Transcript, Call Summary, Now Brief, Gallery Search, Audio Eraser, Auto Trim, dan Best Face.

Salah satu fitur on-device AI yang wajib dicoba adalah Now Brief yang menyediakan insight tentang apa yang dibutuhkan pengguna dalam menjalani hari. Mulai dari yang terkait kesehatan, rangkuman agenda di hari itu, juga playlist untuk menjaga mood sepanjang hari. Fitur Auto Trim juga tak boleh dilewatkan. Cukup dengan memilih video-video terbaik, Auto Trim akan otomatis mengambil frame-frame paling menarik yang kemudian dijahit menjadi satu video. Hasilnya tetap bisa diedit untuk disesuaikan dengan keinginan. Berkat kerja sama dengan Google, Gemini yang merupakan teknologi AI generatif Perusahaan tersebut kini terintegrasi ke dalam Galaxy S25 Series. Hasilnya, pengguna bisa berinteraksi dengan Gemini Live yang siap menjadi teman untuk brainstorming, kapan pun dan di mana pun.
Kemudian, Circle to Search, fitur AI yang paling disukai di Galaxy S24 Series, kini jadi lebih pintar, cepat, dan akurat di Galaxy S25 Series. Berkat kecanggihan Multimodal AI yang didukung Snapdragon 8 Elite for Galaxy, Circle to Search bahkan telah dapat dipakai untuk mencari lagu yang sedang didengar di sekeliling, bahkan dari suara humming sekalipun. Selain itu, Circle to Search juga dapat mengenali nomor telepon yang ada di layar dan membuat draft chat yang pas untuk langsung dikirim. Fungsi on-cloud AI lain pada ponsel terbaru Samsung ini meliputi Bixby, SmartThings AI, Emoji Maker, Read Aloud, dan Drawing Assist yang siap memberi kemudahan lebih bagi pengguna untuk menjalani hari.
Galaxy S25 Series juga menawarkan 4 fitur AI yang bekerja secara hybrid yang memberikan kebebasan bagi pengguna untuk menggunakannya dengan akses internet maupun tanpa internet. Salah satu fitur Hybrid AI yang paling menarik adalah Seamless Action Across Apps. Dengan fitur ini, pengguna bisa meminta perangkat untuk melakukan beberapa hal sekaligus hanya dengan satu perintah suara. Misalnya untuk merangkum materi dari webpage atau video YouTube secara instan tanpa pengguna perlu membaca atau menonton konten tersebut. Kemudahan ini tentunya akan sangat bermanfaat untuk orang super sibuk dan harus multitasking dalam menjalani hari. Masih ada berbagai fungsi AI di Samsung Galaxy S25 yang akan membuat hidup jadi lebih praktis dan menarik. Now it’s the time for you to explore it yourself.