Paris Fashion Week Fall 2022: Chanel & Miu Miu

Celebrating a wide spectrum in creativity.

Teks: Salsabila Ramadhani Sutantio

 

Pada presentasi Fall 2022 kali ini, Chanel mengambil keputusan unik dalam mengapresiasi heritage-nya – yakni dengan mengapresiasi tweed, material khas Chanel.  Mulai dari koleksi awal Coco Chanel yang berada di butiknya di Paris, hingga adaptasi ready-to-wear oleh Karl Lagerfeld untuk It Girls tahun 2010, tweed selalu dilibatkan, berkembang bersama Chanel. Creative Director dari Chanel, Virginie Viard, merasa butuh untuk memberi tribute pada material spesifik ini – hal tersebut dapat kita lihat dari tiap elemen pada presentasi Chanel musim ini, mulai dari undangan, panggung, looks, hingga aksesoris – we can see tweed everywhere.

Viard memadukan sedikit inspirasi Y2K yang moderat guna memancarkan persona dinamis pada tren masa kini, salah satunya dengan memberi bright hues, stacked accessories, serta implementasi mode punk awal 2000-an awal dengan menggunakan tweed andalan. Koleksi ini menghasilkan sense retro yang kuat dan diimplementasikan lewat lensa kontemporer. Tak lupa tweed lady-like set matching jacket dan longer-length skirts, tas-tas ikonik Chanel yang juga terbuat dari tweed, mini heart bag, dan high-knee rubber boots dengan logo ‘C’ yang noticeable juga ditampilkan pada presentasi ini.

Terdapat pula sorotan lain dari koleksi ini, yaitu boyfriend’s-wardrobe-ish look yang terlihat hangat. Oversized coats, magnified shooting jackets, dan trousers yang bervolume – Lalu, ada siluet yang sedikit oversized, untuk kesan lebih maskulin, seperti sedang memakai boyfriend’s coat. “There’s nothing sexier than wearing the clothes of the person you love. Of course, I’m fascinated by this ever contemporary gesture.” ucap Viard. Walau terdengar sederhana, ide look yang berakar dari micro-moment ini surprisingly disambut dengan hangat. Look ini juga dipakai oleh Jennie BLACKPINK, global ambassador dari Chanel, saat mendatangi show yang digelar di Grand Palais Éphémère.

(Two on the left: Chanel, Two on the right: Miu Miu)

Untuk Miu Miu, presentasi kali ini adalah salah satu yang paling menggemparkan khalayak. Bagaimana tidak, menswear line yang tidak aktif sejak tahun 2008, tiba-tiba datang kembali dan dipresentasikan dengan apik pada koleksi Fall/Winter 2022 ini. Miu Miu berupaya untuk mengekspresikan identitas yang lebih beragam lewat genderless fashion, menunjukkan bagaimana siluet minim juga terlihat fantastis pada non-biner dan maskulin tradisional.

Miu Miu juga mengeksplor banyak material baru pada piecesnya, seperti trousers dengan bentuk lace-up yang terbuat dari leather, big buckle boots, dan encrusted sheer crystal dresses yang manis. Menemukan persimpangan antara sexy dan preppy, Miu Miu silk boxers dipadupadankan di bawah rok mini ikonik ala petenis, kaus kaki bergaris yang dikerutkan dipasangkan dengan ballet flats, snow white fur yang menyelimuti, pita putih panjang yang diikatkan di leher, dan variasi ikat pinggang yang tak ada habisnya melengkapi ansambel monokrom. Model mengenakan atasan oversized polo, beberapa dimanipulasi dengan panel mesh, dipasangkan dengan rok mini flowy. Miu Miu girls favorit, Rianne van Rompaey dan Anok Yai termasuk di antara jajaran model yang berjalan di landasan.

Show Miu Miu kali ini dihadiri oleh beberapa public figure seperti aktris Tiffany Boone dari Little Fires Everywhere, blogger Camilla Coelho, model Thylane Blondeau, model Cindy Bruna, Nicola Coughlan dari Bridgerton, Aimee Lou Wood dari Sex Education, Vanessa Hudgens, dan bintang Riverdale Camila Mendes. Miu Miu’s feminine aesthetic disandingkan dengan big blazers dan broad coats, memancarkan elemen androgini yang memberi baru dan berperan baik dalam menghantarkan masa depan menswear untuk Miu Miu. Pieces menswear pada koleksi Miu Miu kali ini digabungkan dengan womenswear, menegaskan bahwa pakaian tidak perlu ditentukan berdasarkan gender. Tiap individu bebas mengeksplor apa yang menjadi gaya dan estetikanya, dan gender tidak selayaknya membatasi hal tersebut.