An invitation to a personalised design and exclusive experiences.
Coachbuilding telah menjadi identitas Rolls-Royce sejak marque ini didirikan. Pada tahun-tahun awal, sebuah rolling chassis dikirimkan kepada specialist coachbuilders, yang kemudian merancang dan membangun body dalam bentuk apa pun sesuai dengan kebutuhan spesifik klien – mirip dengan memesan jas di Savile Row atau gaun dari couturier Paris.
Charles Rolls dan Henry Royce menetapkan satu batasan penting: proporsi tetap di sekitar radiator memastikan setiap unit tetap secara jelas dikenali sebagai Rolls-Royce. Hal tersebut bertahan hingga hari ini, memungkinkan kebebasan kreatif sambil mempertahankan identitas yang telah terbentuk lebih dari 120 tahun.
Hadirnya motor car coachbuilt ikonis pada era Goodwood – Sweptail pada 2017, Boat Tail pada 2021, dan Droptail pada 2023 – semakin mengukuhkan DNA Rolls-Royce dan para kolektornya. Mereka excited untuk melihat apa yang akan lahir ketika marque ini mengekspresikan prinsip desainnya melalui kebebasan total dari program coachbuilding.
Dialog tersebut yang berlangsung lintas tahun dan geografi, menjadi fondasi dari program baru Rolls-Royce yang bernama Coachbuild Collection. Setiap Coachbuild Collection akan diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas dan tidak akan pernah diulang. Desain, jumlah unit, fitur, serta pengalaman bagi para partisipan akan berbeda di setiap chapter seturut visi unik masing-masing koleksi.
Para klien yang memiliki kedekatan spesial dengan brand Rolls-Royce, dan yang diyakini akan tertarik untuk menjadi bagian dari proyek ini, diundang untuk berpartisipasi melalui jaringan global Private Office yang berlokasi di Dubai, Seoul, Shanghai, New York, serta di Home of Rolls-Royce di Goodwood.
Untuk Coachbuild Collection pertama, para klien akan mendapatkan akses eksklusif ke fasilitas pengujian tertutup, menyaksikan langsung perkembangan motor car ini dalam berbagai performa dan iklim ekstrem. Mereka akan melakukan perjalanan ke lokasi-lokasi yang memiliki keterkaitan mendalam dengan kisah motor car ini. Termasuk juga akses langka ke studio desain utama di Rolls-Royce.
Para klien akan disambut di atelier para master craftspeople dari dunia super-luxury yang bersinggungan. Selain itu, mereka akan berkumpul di destinasi paling prestisius di dunia untuk menghadiri private event eksklusif yang telah dikurasi secara khusus, di mana para desainer di balik setiap Coachbuild Collection akan membagikan inspirasi yang membentuk karya tersebut.
Coachbuild Collection pertama dari Rolls-Royce adalah mobil listrik, seturut antusiasme banyak klien terhadap Rolls-Royce yang fully electric. Project Nightingale menjadi wujud perdana dari Coachbuild Collection yang dibatasi hanya 100 unit di seluruh dunia. Namanya diambil dari Le Rossignol, sebutan untuk rumah para desainer di estate Henry Royce di French Riviera, yang berarti “the nightingale”. Koleksi pertama ini terinspirasi dari Rolls-Royce eksperimental berkecepatan tinggi seri ‘EX’ pada dekade 1920-an. Dua prototipe menjadi fokus utama: 16EX dan 17EX. Mobil tersebut diciptakan pada tahun 1928, di puncak Jazz Age, hanya tiga tahun setelah gerakan Art Deco mendapatkan namanya.
Konsep Project Nightingale adalah mobil convertible dua tempat dengan panjang 5,76 meter, yang hampir sama dengan flagship saloon Phantom. Untuk Project Nightingale, Rolls-Royce mengembangkan warna yang sepenuhnya baru, beserta rangkaian fitur Bespoke yang dirancang eksklusif untuk Coachbuild Collection. Semua ini tak akan tersedia pada unit Rolls-Royce lainnya. Masing-masing mobil akan dikurasi secara mendetail bersama klien untuk mencerminkan selera, karakter, dan visi mereka.
Interiornya memiliki Starlight Breeze, sebuah konstelasi pencahayaan ambient yang mengalir, terdiri dari 10.500 bintang. Ini merupakan interpretasi visual dari ritme kicauan burung seturut dengan namanya. Nuansa interiornya membangkitkan atmosfer Côte d’Azur. Kursi dilapisi dalam warna pastel lembut Charles Blue, dipadukan dengan tone hangat Grace White, menciptakan suasana yang tenang. Deep Navy pada seat inserts menghadirkan kontras dan kedalaman, sementara sentuhan halus Peony Pink muncul pada fascia surround dan headrests, terinspirasi dari bunga liar di Riviera. Dengan sentuhan tombol, armrest akan bergeser untuk mengungkap kompartemen tersembunyi. Cupholders aluminium hadir sebagai aksen, sementara rak tersembunyi di belakang kursi menyediakan ruang untuk hand luggage.
Project Nightingale saat ini masih dalam tahap pengembangan dan global testing. Akses ke program Coachbuild Collection hanya tersedia melalui undangan eksklusif bagi 100 klien terpilih, dan delivery kepada klien akan dimulai pada tahun 2028.