Marie-Hélène Rogeon Visits Jakarta for Her Newest Perfume Creation, Ballerina N°4

Marie-Hélène Rogeon lahir dalam keluarga peracik parfum. Kakeknya, Louis Panafieu, dulu memproduksi Eau de Cologne untuk Emperor Napoleon III – presiden Prancis tahun 1848–1852. Pengalamannya sejak kecil telah menginspirasinya untuk membangun brand-nya sendiri. Les Parfums de Rosine pun tercipta, kini sudah dengan koleksi wewangian yang bermacam-macam. Editor in Chief kami duduk berbincang bersama Marie-Hélène dalam kunjungannya ke Jakarta.

 

Mengapa Anda memilih bunga mawar sebagai essence dasar dari koleksi fragrance Anda?

Saya memilih bunga mawar sebagai bahan dasar parfum-parfum saya karena ia adalah satu-satunya bunga yang menawarkan dua materi bagi komposisi para peracik parfum, tergantung dari caranya diolah. Yang pertama ialah ‘rose essence’ ketika ia didistilasi, dan ‘rose absolue’ ketika ia diolah dengan cara maceration.

Karena formulasinya compatible, kedua bahan mentah ini sangat cocok [dicampur] dengan bermacam-macam bahan parfum mentah.

 

Apa yang membuat parfum terbaru Anda, Ballerina N°4, berbeda dengan parfum-parfum sebelumnya?

Ballerina N°4 adalah parfum yang dibuat dari bunga-bunga putih, seperti jasmine dan tuberose. Dan kami menggunakan rose essence ‘rosa alba’ untuk keunikan dan kemurniannya.

 

Saya percaya bahwa setiap fragrance dinamakan berdasarkan cerita atau perasaan yang akhirnya diterjemahkan ke dalam fragrance tersebut, apa cerita di balik Ballerina N°4?

Ballerina N°4 adalah angsa putih dalam cerita Swan Lake karya Tchaikovsky. Ia murni, diinginkan, dan tak tersentuh.

 

Dalam era digital, memasarkan sebuah wewangian bias menjadi tantangan besar karena Anda tidak bisa menyajikan experience bagi customer Anda secara online. Apa strategi Anda dalam mengatasi isu ini?

Kami menawarkan customer kami agar bisa membeli satu set sample sehingga mereka bisa menguji sendiri parfumnya di kulit mereka.

 

Adakah wangi tertentu yang Anda rekomendasikan bagi orang-orang yang tinggal di negara tropis?

Saya menyarankan wewangian yang segar, floral, dan tahan lama.