Sultry, glamorous, pragmatic.
Bertajuk “Primavera” seperti lukisan agung Botticelli, Gucci Autumn/Winter 2026 merupakan runway show pertama dari Demna Gvasalia. Untuk koleksi ini, sang creative director mempresentasikan visi yang pragmatis. Ia ingin membuat kreasi-kreasi yang memperkaya hidup orang dari berbagai kalangan, tanpa membutuh justifikasi pseudo-intelektual. Demna memahami bahwa Gucci merupakan salah satu aset budaya Italia terpenting, dan ia ingin membawanya kembali ke “cultural spotlight” tersebut.
Dalam set bak museum yang memperlihatkan deretan patung marmer, Demna mempresentasikan “ensiklopedia” baru sang rumah mode yang mengakar dalam etos desain produknya. Tubuh menjadi muse utama dengan siluet yang mengekang, memeluk, dan menunjukkannya. Sebagai tampilan pembuka, seorang model dengan smokey eyeshadow dan dark red lipstick berjalan dalam sebuah seamless mini dress dari kain hosiery putih. Demna menyebut kreasi femme fatale ini sebagai “palate cleanser.” Karya-karya selanjutnya beranjak dari kantor ke bar dan dari eveningwear ke streetwear.
Inovasi Demna hadir pada “trackdresses” yang merupakan perpaduan dari tracksuit dengan gaun, tailoring yang mengalir pada kain liquid-like, dan jaket dan atasan yang hadir dalam satu pakaian ultra-fitted. Mengacu kepada karya seni era Renaisans, sebuah t-shirt dirancang untuk menyerupai bentuk tubuh Adonis, sementara lukisan “Birth of Venus” menginspirasi kreasi gaun putih lembut. Dalam koleksi ini, Demna juga menghadirkan kembali Gucci Bamboo 1947 dalam bentuk dan handle baru, serta archival minaudières dengan ukuran yang disesuaikan untuk memuat essentials era kini.
Kate Moss, model yang juga berjalan untuk runway Gucci di era Tom Ford, membawakan tampilan penutup show ini. Ia mengenakan sebuah backless dress hitam yang menunjukkan G-string beraksen logo GG berhias berlian pada punggung bawahnya. Di bawah pimpinan kreatif Tom Ford, Gucci memang sangat dikenal akan sensualitas dan permainan sisi provokatif, dan Gucci itulah juga yang lekat di benak Demna di masa muda. Melalui koleksi ini, Demna telah menunjukkan Gucci seperti apa yang ia akan bawa ke depan: setia pada legasinya dan penuh dengan Demna-isme.