LV Exotic Leather Bags and Objets Nomades at Jakarta’s `Secret Sanctuary`

Seeing Louis Vuitton’s craftsmanship closely and privately.

 

Pada awal Oktober lalu, selama seminggu penuh Louis Vuitton memamerkan lebih dari 70 tas kulit Louis Vuitton Exotic di Langham Residence Jakarta. Koleksi tersebut ditampilkan di berbagai ruang tematik yang didalamnya juga terdapat kreasi-kreasi interior Objets Nomades yang dibuat rumah mode tersebut. Selain itu, turut hadir dalam eksibisi tersebut adalah made-to-order hardsided trunks.

Bukan sekadar membawa koleksi Louis Vuitton Exotic ke Jakarta, rumah mode ini juga menerbangkan artisan dari Paris untuk mendemonstrasikan proses merakit material crocodile menjadi tas model Capucines. Aktivitas artisan dalam merakit dijumpai pada Artisan Room. Berlanjut ke Her Secret Wardrobe, tetamu melihat secara lebih dekat koleksi ready-to-wear Fall/Winter 2019 rancangan Nicolas Ghesquière. Pada ruang ini juga terdapat produk-produk tas kulit LV berbahan crocodile porosus skin yang langka. Tas-tas dalam model Capucines, Boite Chapeau, dan Petite Malle itu dibuat secara handmade.

Di ruang Her Flower Room, indera penciuman ikut memainkan peran. Bersama flower ensemble dalam Blossom Vase karya Tokujin Yoshioka, wangi parfum Louis Vuitton semerbak melingkupi ruang berisi tas kulit eksotis dan Louis Vuitton Petits Nomades Origami Flowers buatan Atelier Oi. Sementara itu, Men’s Room menyuguhkan produk kulit eksotis nan maskulin serta koleksi Objets Nomades yang artistik, seperti Diamond Screen rancangan Marcel Wanders dan Stool oleh Atelier Oi. Dua ruang terakhir adalah Her Tea Salon dan Her Little Library yang juga diisi dengan ragam koleksi tas kulit eksotis dan Objets Nomades.