Dior Revives Legendary Venice Masquerade

Bersama dengan Venetian Heritage Foundation, Dior menyelenggarakan ‘Tiepolo Ball’, a charity gala set in magical Venice.

 

Pada 1951, seorang kolektor seni bernama Charles de Beistegui menggelar sebuah pesta topeng di salah satu propertinya, Palazzo Labia. Gaun-gaun indahnya mempercantik background lukisan karya Giambattista Tiepolo yang menghiasi dinding palazzo tersebut. Para hadirin dari pesta tersebut adalah high society’s finest names yang terdiri dari Christian Dior, seniman Salvador Dalí, dan editor-in-chief Harper’s Bazaar Prancis, Daisy Fellowes yang mengenakan kostum kreasi Monsieur Dior. Masquerade legendaris tersebut pun dielu-elukan sebagai ‘the ball of the century’.

Kemudian, pada Mei lalu di Palazzo Labia seiring dengan perhelatan Venice Biennale, Dior mengembalikan keajaiban pesta legendaris tersebut dengan Tiepolo Ball. Bertepatan dengan perayaan anniversary ke-20 dari Venetian Heritage Foundation, gala ini berfungsi sebagai penggalangan dana untuk preservasi sejarah dan peninggalan budaya kota Venesia. Di sini Dior merayakan keindahan pusaka Venesia, tradisi sang rumah mode, serta hubungan spesial antara kedua entitas tersebut.

Untuk Tiepolo Ball, creative director Maria Grazia Chiuri menciptakan gaun-gaun indah dengan potongan-potongan sejarah Dior dalam benaknya. Ia bekerjasama dengan manufacturer tekstil Bevilacqua and Rubelli untuk mengembangkan kain velvet ala abad ke-19, dan mengacu kepada lukisan seniman Venesia Pietro Longhi sebagai inspirasinya. Gaun-gaun tersebut dikenakan oleh para hadirin, termasuk Karlie Kloss, Sienna Miller, dan Dasha Zhukova.

Kemewahan era Baroque makin terealisasikan dengan dekor taplak meja dari Fortuny, serta piring-piring yang didesain oleh Cordelia de Castellane, Artistic Director of Dior Maison. Malam tersebut dimeriahkan dengan penampilan seniman Italia-Kroasia Parolabianca, yang diiringi dengan para penari dan stilt walkers yang dibalut dalam kostum Dior, kreasi dari Chiuri dan seniman Italia Pietro Ruffo. Gaun reflektif tersebut merupakan dari koleksi Constellation, terinspirasi dari ikon 12 zodiak dan simbol astrologi Yunani Kuno.

Melalui Tiepolo Ball, Dior mempertemukan kode-kode rumah modenya dengan pusaka kota Venesia dalam sebuah malam yang ajaib dan penuh seni. Hasil penggalangan dari acara ini akan disalurkan ke restorasi anak tangga karya Mauro Codussi di Scuola Grande di San Giovanni Evangelista dan fresco Castigo dei Serpenti karya Giambattista Tiepolo di Galleria dell’Accademia, Venesia.