Bincang Singkat bersama Michel Almairac, Perfumer Chloé Naturelle

How he sees the world of perfumery.

 

Jika Anda menginginkan produk wewangian yang terbuat dari bahan-bahan natural, Chloé Naturelle merupakan salah satu opsi yang muncul sejak paruh ke dua tahun lalu – one of the important steps in the brand’s journey. Di dalam botolnya yang berhias pita, keharuman tercipta melalui kombinasi mawar, blackcurrant, neroli, cedar, dan mimosa. Merupakan Reinterpretasi dari Chloé Eau de Parfum yang rilis pada 2007 silam, wewangian ini tercipta dari daya kreatif perfumer Michel Almairac.

Nama Almairac sendiri sudah malang melintang di industri perfume bertahun-tahun lamanya. Telah banyak kreasi wewangian yang ia ciptakan untuk berbagai rumah mode ternama. Mengetahui jiwa dari sebuah brand tampak menjadi bagian penting dari prosesnya berkreasi. Termasuk ketika bekerja sama dengan Chloé. “It was important for me to find the spirit of the Chloé brand and Chloé woman in my olfactive interpretations. I decided to express the spirit of Chloe through the rose,” ungkap Almairac kepada The Editors Club dalam sebuah kesempatan wawancara beberapa waktu lalu.

Bagi sang perfumer yang lahir di world capital of fragrances, Grasse, Prancis, meskipun mawar sangat terkenal di wilayah perfumery sejak zaman kuno dengan karakternya yang feminine, chic, dan romantic, bunga tersebut tetap menjadi yang paling misterius. Esensi bunga mawar dilihatnya memberi jiwa pada sebuah kreasi fragrance. Dalam menciptakan Chloé Naturelle, Almairac menggunakan mawar berkualitas terbaik. Pun demikian dengan bahan-bahan alami lainnya. Berbagi kesan akan pengalamannya membuat natural fragrance, ia mengatakan, “It is always exciting and challenging to create a natural fragrance.

Terkait natural fragrance, dari sudut pandang perfumer lulusan Roure Bertrand Dupont perfumery school tersebut, produk wewangian natural untuk tubuh merupakan arah bagi masa depan bidang parfum. “We live in a more and more challenging environment, where health and wellness are very important for consumers. Being transparent concerned with protecting our planet while offering high quality perfumes is our priority. Natural fragrances will become more and more important in the years to come,” ucapnya. Terlepas dari tidak mudahnya memprediksi masa depan industri parfum terkait legislative constraints yang akan berubah ataupun bertambah, Almairac meyakini bahwa para perfumer akan kembali kepada penggunaan raw materials dan ingredients yang lebih alami.

 

“In fact, perfumes have always been a reflection of the society in which they evolve.

 

Sebagaimana concern masyarakat terhadap lingkungan semakin bertambah, cara pandang publik terhadap isu lain semisal gender juga turut berkembang. Ini adalah topik lain yang erat berkaitan dengan industri fragrance. Di mata Almairac, perkembangan dunia parfum merefleksikan bagaimana realita kehidupan manusia secara umum bergerak. Merespon pertanyaan soal gender dan fragrance, ia menjawab, “The boom of niche perfumery and personalized products makes me think that the individual will drive less standardisation in the future. In fact, perfumes have always been a reflection of the society in which they evolve.

Membangun karir di ranah olfactory products dalam rentang waktu yang lama dan menyaksikan bagaimana dunia tersebut berkembang, satu hal yang menjadi pilar penting baginya berkarya adalah pemahaman untuk bisa mendengar dan mengerti kebutuhan konsumen. Menurutnya ini terkait dengan bagaimana sebuah produk parfum mampu merefleksikan brand yang menaunginya. Lebih lanjut, ia juga menyatakan pentignya untuk selalu curious dan in touch dengan situasi terkini, termasuk mengetahui soal tren yang sedang terjadi. What he meany not only about being up to date with world of perfumery but also in many areas of life, such as fashion, music, design, beauty, food, and so on.

Dalam mengolah semua yang diserap dari ragam hal tersebut, patience dan perseverance disebutnya sebagai key skills dari seorang perfumer. “Because it requires a lot of experiments and trials to achieve the perfect perfume: the one you had in mind and which suits perfectly to the brand,” jelasnya. Bagi seorang yang secara pribadi menyukai “smell of classic sunscreen by the sea”, adalah hal esensial dalam bidang pekerjaannya untuk dapat bekerja dengan rupa-rupa aroma tanpa tersita pada satu jenis aroma tertentu. “It’s like cookery or painting. A chef favours certain ingredients or an artist certain colours. You have a particular fondness for some raw materials and there are others which you like less. But the mixes of these raw materials with the right balance bring a very interesting result.

Di ujung interview, Almairac berbagi sedikit insight tentang cara memilih parfum. Dua opsi yang direkomendasikan adalah memilih satu jenis fragrance yang sama untuk dipakai setiap hari dan setiap jam, atau memilih parfum-parfum berbeda bergantung dengan situasi dan emosi. Jika ingin merasa lebih percaya diri, ia menyarankan untuk memilih fragrance yang memiliki strong personality. Yang pasti, apapun pilihan Anda, wewangian yang dipakai akan menjadi personal karena seperti kata Michel Almairac, parfum layaknya olfactive DNA; unique since it will mingle with the smell of our skin.