Valentino Hentikan REDValentino dan Penggunaan Fur

Entering a new chapter.

 

Rumah mode Valentino yang didirikan oleh desainer Valentino Garavani pada tahun 1960 kini mengambil sebuah langkah baru terkait bisnis dan identitasnya. Sebagaimana dijelaskan pada keterangan pers yang diterima oleh The Editors Club, brand asal Italia tersebut menghentikan penggunaan fur pada koleksinya dan merampingkan unit bisnisnya ke dalam satu line.

Terkait penghentian penggunaan material fur, rumah mode yang bidang kreatifnya kini dikepalai oleh Pierpaolo Piccioli tersebut menyatakan bahwa alasan konsiderasi lingkungan lah yang melandasi keputusan itu. “The fur-free stance is perfectly in-line with the values of our company. We are moving full-steam ahead in the research for alternative materials in view of a greater attention to the environment for the upcoming collection,” ucap Jacopo Venturini, CEO Valentino. Valentino Polar yang merupakan perusahaan fur milik Valentino di Milan akan berhenti produksi pada akhir tahun 2021. Koleksi terakhir yang mengikutsertakan material fur adalah koleksi Fall/Winter 2021.

Mengenai perampingan brand menjadi satu line, Valentino memutuskan untuk tak melanjutkan lini REDValentino. Menurut Venturini hal ini dimaksudkan untuk mendukung pertumbuhan brand Valentino secara lebih organik. Koleksi terakhir REDValentino adalah koleksi Fall/Winter 2023. Lini tersebut akan berhenti seutuhnya mulai 2024. Melalui keputusan-keputusan yang diambil perihal perubahan-perubahan di rumah mode tersebut, Valentino berkomitmen untuk terus menjadi Maison de Couture yang mengedepankan expertise dan craftsmanship dalam mendesain koleksi.