Bincang Seputar ART SG bersama Co-founder Magnus Renfrew

Bridging South East Asia and the world.

 

Sejak peluncurannya di tahun 2023, ART SG telah menjadi platform penting untuk seni kontemporer di Asia Tenggara dan wilayah global. Art fair ini membuka dialog antara kolektor dan seniman di Asia Tenggara dan Asia Pasifik.

The Editors Club mendapatkan sebuah kesempatan untuk berbincang-bincang dengan Magnus Renfrew, Co-founder dari ART SG, tentang cikal bakal dari ART SG, komunitas seni Asia Tenggara, serta bagaimana dunia seni di wilayah tersebut telah berevolusi di beberapa tahun terakhir.

Apa yang menginspirasi Anda untuk membuat ART SG?
ART SG lahir dari keyakinan bahwa Asia Tenggara layak memiliki ajang seni internasional besar yang benar-benar mencerminkan kedalaman dan keragaman kawasan ini, sekaligus menghadirkan galeri-galeri papan atas dari seluruh Asia dan seluruh dunia.

Singapura, khususnya, terasa seperti rumah yang tepat – terhubung secara geografis, terbuka secara budaya, dan didukung oleh institusi dan kolektor yang kuat. Singapura selalu menjadi de facto hub untuk kawasan ini. Dengan infrastruktur, hotel, dan konektivitasnya yang luar biasa, Singapura merupakan pilihan yang tepat.

Hal yang paling menginspirasi kami [untuk memulai ART SG] adalah kesempatan menciptakan platform yang tidak hanya memperkenalkan tren seni global, tetapi juga menempatkan seniman dan galeri Asia Tenggara dalam dialog dengan dunia seni internasional. ART SG dirancang sebagai gerbang dan titik pertemuan untuk pertukaran budaya dan komersial.

Bagaimana Anda mendeskripsikan collector base untuk ART SG?
It is incredibly dynamic. Ada kolektor berpengalaman dari Singapura dan seluruh Asia Tenggara, serta kolektor internasional yang semakin tertarik dengan kawasan ini. Yang membedakannya adalah keterbukaan mereka. Banyak kolektor di sini terlibat secara intelektual, tertarik pada praktik-praktik baru, pertunjukan, dan karya konseptual, bukan hanya nama-nama yang sudah mapan.

Kami juga melihat presence yang kuat dari kolektor muda dan kolektor perempuan, menambah energi dan keragaman pada bagaimana kegiatan koleksi berkembang di kawasan ini. Seiring dengan meningkatnya popularitas Singapura secara lebih luas, semakin banyak kolektor dari seluruh Asia menjadikan Singapura sebagai rumah mereka. Hal tersebut membawa energi baru dan di dalamnya, ada perasaan nyata bahwa segala sesuatunya berkembang dengan cara yang semakin menarik.

Apakah ada momen spesifik di saat Anda mengerjakan ART SG yang terasa penuh makna untuk Anda pribadi?
There are too many to mention. Setiap tahun ketika dinding-dinding terpasang dan karya seni mulai berdatangan, momen itu sangat istimewa bagi tim. Siapapun dari kami yang pernah mengalaminya sebelumnya sangat senang melihat antusiasme anggota tim baru terhadapnya. Anda bekerja dengan konsep abstrak selama 51 minggu dalam setahun. Melihat semuanya menjadi kenyataan merupakan momen yang ajaib.

Menurut Anda, bagaimana dunia seni di Asia telah berevolusi di tahun-tahun terakhir?
Perubahan paling signifikan adalah dalam kepercayaan diri. Seniman, kolektor, dan institusi di seluruh Asia tidak lagi mengejar validasi dari luar dengan cara yang sama. Ada kemauan yang semakin besar untuk mendefinisikan nilai berdasarkan kriteria Asia sendiri.