The St. Regis Jakarta Menyambut Tamu dalam Sentuhan Lokal

The local touch can also be found in their special cocktail.

Teks: Salsabila Ramadhani Sutantio

 

St. Regis Hotels and Resorts, bagian dari portofolio Marriott Bonvoy, telah resmi membuka pintunya di Jakarta. Tepatnya di antara kawasan pusat bisnis Kuningan, Sudirman, dan Thamrin, hotel ini memang sejak lama terkenal akan identitas dan sentuhan budayanya yang kental pada setiap cabang di seluruh dunia, tidak terkecuali pada cabang Jakarta. 

Desain St. Regis Jakarta yang dikonsepkan oleh desainer interior asal New York, Alexandra Champalimaud, terinspirasi dari kekayaan tradisi musik Indonesia. Lobi hotel akan menyambut Anda dengan lampu gantung kinetik bernama “Sound of Light”, karya perancang kaca ternama asal Republik Ceko, LASVIT, yang disinkronkan dengan musik ciptaan komposer Indonesia, Andi Rianto.

The St. Regis Jakarta memiliki 282 kamar termasuk suites dengan ukuran mulai dari 75  meter persegi hingga 187 meter persegi. Semuanya dilengkapi dengan balkon pribadi. Kamar-kamar tamu didesain dengan sangat teliti oleh tim G.A. Desain yang merefleksikan kemewahan kontemporer bersentuhan Indonesia tampak salah satunya pada bantal kursi yang dibuat khusus untuk St. Regis Jakarta dengan aksen batik karya desainer Indonesia, Iwan Tirta. 

Pengalaman kuliner juga merupakan salah satu yang ditawarkan St. Regis Jakarta dengan hadirnya beragam pilihan tempat untuk bersantap. The Drawing Room yang berada di lobi hotel adalah all-day lounge di mana para tamu bisa menjadi bagian dari tradisi khas St. Regis seperti Afternoon Tea dan Champagne Sabrage yakni membuka botol champagne dengan sabre.

Bel Étage merupakan all-day dining restaurant yang merayakan warisan budaya multikultural Indonesia dengan berbagai menu lokal serta hidangan western, Asia dan Pan-Asia, mulai dari hidangan klasik hingga resep pribadi dari chef. Berlokasi di jantung hotel, Rosé adalah tempat menikmati kopi artisanal, pastries, dan cold cuts di dalam suasana yang santai.

Selanjutnya The Pool Bar menawarkan ketenangan untuk rehat sejenak dari sibuknya kehidupan urban. Ciri khas hotel ini adalah St. Regis Bar, yakni bar yang unik dan berbeda di setiap hotel St. Regis di seluruh dunia. Di Indonesia, bar ini menampilkan karya mural kreasi seniman Indonesia Eddy Susanto. Karya tersebut terinspirasi perpaduan antara seni visual dan jazz, dan menghubungkannya dengan alur, sejarah perkembangan genre musik itu di Indonesia. 

St. Regis Bar juga menawarkan kreasi unik terinspirasi minuman khas St. Regis, yakni Bloody Mary yang tercipta dahulu di The St. Regis New York. The Batavia Mary, merefleksikan nama Jakarta di zaman kolonial yang dulunya adalah pusat dari perdagangan rempah-rempah di Indonesia. Minuman ini terkomposisi oleh rice wine lokal ditambah sensasi pedas dari cabai serta sentuhan cuka yang dipengaruhi oleh cita rasa hidangan Indonesia yang berani.

Ragam jenis cocktail yang terinspirasi dari House of Astor di New York juga bisa dikecap di St. Regis Bar. Di sana tersedia pula Violet Hour Ritual di mana tamu diundang untuk menemukan koleksi martini yang dibuat di kereta dorong khas St. Regis. Koleksi martini ini di antaranya adalah Violet Hour, Flame of Love, dan Poet’s Dream. Tak hanya kenikmatan kuliner yang disuguhkan St. Regis Jakarta melalui resto-restonya. Aspek wellness untuk memanjakan tubuh pun terwujud dalam sebuah konsep yang matang.

St. Regis Spa adalah sebuah suaka relaksasi yang menawarkan perawatan dengan bahan-bahan yang didapatkan dari pegunungan vulkanik di Jawa. Spa ini menghadirkan perawatan seperti OxyGeneo Facial untuk menyegarkan dan menyehatkan kulit. Untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran para tamu, hotel ini juga memiliki Fitness Centre yang dilengkapi dengan peralatan Technogym terkini, pelatih personal yang profesional, dan jadwal kelas kebugaran untuk grup.

The opening of The St. Regis Jakarta is the latest chapter in the marvelous history of St. Regis, unveiling the best address where Jakarta’s luminaries can gather for private teas, midnight suppers and glamorous galas in this vibrant city,” ucap Marc Handl, General Manager The St. Regis Jakarta. “We are looking forward to serving our guests in the finest of these traditions, beautifully complemented by exceptional Indonesian spirit, style and hospitality,” pungkasnya.