Awarded by the prestigious Prix Versailles.
SAKA Museum yang terletak di Ayana Bali telah dinobatkan sebagai salah satu World’s Most Beautiful Museums 2025 dari Prix Versailles. Lembaga asal Prancis tersebut menganugerahkan penghargaan ini berdasarkan penilaian akan desain arsitektur, keberlanjutan, nilai budaya, inovasi, dan keunikan lokasinya. SAKA Museum menjadi satu-satunya museum dari Indonesia yang terpilih bersama tujuh museum lainnya dari berbagai bagian dunia, termasuk Grand Palais di Perancis, Kunstsilo di Norwegia, dan Cleveland Museum of Natural History di Amerika Serikat.
“This recognition celebrates the ingenuity of our entire SAKA Museum team, while also underscoring the profound importance of sustainable, accessible, and cutting-edge venues for cultural learning.” ungkap Dr Judith E. Bosnak, Director of SAKA Museum, akan penghargaan ini. “We hope to inspire others to embrace innovative, inclusive, and sustainable design in Indonesia while encouraging visitors to engage deeply with Bali’s past, present, and future through our immersive cultural experience.”
Sejak pembukaannya pada tahun 2024, SAKA Museum telah menjadi salah satu destinasi budaya terbaik di Indonesia dan telah masuk ke daftar World’s Greatest Places 2024 oleh Time Magazine dan Top 100 Kyoto Design Awards. Sebagai ruang hidup untuk ekspresi budaya, SAKA Museum telah menggelar program-program yang menampilkan cerita spiritual dan alam Bali yang disampaikan dalam cara berkelas dunia. Mulai dari “The Kasanga: Nyepi Exhibition” yang menggambarkan tahapan perayaan Nyepi, “Subak: The Ancient Order of Bali” yang membuka wawasan tentang sistem irigasi dan pura air tradisional Bali, hingga “Heritage Gallery: The Five Elements” yang mengangkat peran lima elemen (tanah, air, api, udara, eter) dalam keseimbangan alam Pulau Dewata.