Rolls-Royce Boat Tail, Wujud Puncak Layanan Bespoke Otomotif

Make your dream ride come true. 

 

 It all began (again) with the Sweptail in 2017. Model Rolls-Royce ini bukan sekadar hasil layanan bespoke dari tipe-tipe yang sudah ada, melainkan rancang konstruksi bodywork baru sesuai keinginan patron atau klien. Layanan coachbuilding semacam itu sesungguhnya sudah menjadi bagian sejarah Rolls-Royce sejak lama. Semasa awal brand ini ditangani langsung oleh duo pendirinya – Charles Rolls dan Henry Royce – di awal abad ke-20, coachbuilding adalah DNA Rolls-Royce. Kini bersamaan dengan lahirnya Boat Tail di 2021 yang bodywork-nya dibuat sesuai pesanan klien, Coachbuild department dari super-marque asal Inggris itu resmi jadi bagian permanen layanan Rolls-Royce.

Rolls-Royce Boat Tail ini diciptakan dari kolaborasi bersama 3 klien selama 4 tahun. Para klien selalu terlibat dalam tiap tahap proses kreatif maupun engineering. Masing-masing dari 3 unit tersebut mendapat sentuhan personalisasi unik sesuai keinginan setiap individual. Benang merah dari ketiga klien ialah apresiasi mereka terhadap J-Class yachts baik dalam hal desain maupun hand craftsmanship. Hasilnya adalah penampakan konstruksi mobil sepanjang hampir 5,8 meter dengan bagian belakang menyerupai hull dari sailing boats. Ketertarikan pada bentuk ini pun berkaitan dengan koleksi pribadi klien, yakni Rolls-Royce Boat Tail 1932. Siluet skulptural mobil ini dibalut dalam warna biru. Ketika terpapar sinar mentari, kilau metalik dari crystal flakes akan terpancar memesona. Palet samudera berskema gradasi menghiasi interior leather mobil ini.

Fascia mobil pun semakin menawan dengan sebuah jam Bovet 1822 yang khusus dibuat untuk Boat Tail. Uniknya dashboard clock yang reversible untuk gaya perempuan dan laki-laki itu juga dapat dikenakan di pergelangan tangan. Seturut dengan minat klien dalam koleksi pena, sebuah pena Montblanc istimewa juga dihadirkan pada sebuah tempat tersembunyi berbalut aliminium dan leather yang dibuat secara hand-crafted. Urusan audio pun tak diragukan lagi dimana bukan hanya soal speaker Bespoke Rolls-Royce Audio System dalam kaitannya dengan spaceframe architecture yang menjadi perhatian, melainkan kesuluruhan floor structure pun dimanfaatkan demi terciptanya pengalaman audio nan exceptional.

Al fresco dining on the go. Salah satu permintaan para klien Rolls-Royce untuk Boat Tail adalah agar mobil ini memiiliki sebuah sense of occasion. Oleh karena itu, rear deck mobil hadiri dengan konsep yang segar di dunia otomotif: sebuah hosting suite. Dengan menekan sebuah tombol, deck terbuka dengan gerakan kupu-kupu dan menghadirkan hosting suite tersebut. Pada hosting suite ini terdapat treasure chest yang satu sisinya didedikasikan untuk aperitifs, sedangkan sisi lainnya untuk cuisine lengkap dengan cutlery berdekorasi engraving ‘Boat Tail’ buatan Christofle, Paris. Sebuah double refrigerator lengkap dengan cradle elegan dihadirkan untuk menyimpan Armand de Brignac champagne yang menjadi favorit klien. Untuk menjaga kesegaran makanan dan minuman yang tersimpan dalam suite tersebut, 2 kipas dipasang di lower section dari hosting suite untuk menjaga tingkat suhu.

Cocktail tables terbuka dari sisi-sisi hostuing suits disertai dengan stools minimalis kontemporer. Stools ini didesain Rolls-Royce dan dibuat oleh pembuat furnitur Italia Promemoria dengan technical fibre yang juga terdapat pada eksterior mobil. Seating material dari stools ini adalah blue leather sebagaimana pada interior mobil. Untuk mengantisipasi cuaca buruk, payung bisa didapat di bagian pintu dan parasol unik di bawah rear centre line. Rolls-Royce Boat Tail ini sudah melewati proses testing yang mencakup high speed analysis untuk memastikan isi dari hosting suite tetap terjaga posisinya selama berkendara.