Refleksi Wajah Lautan dalam Pameran Ted Van Der Hulst di Jinjoo

The endless faces of the sea.

 

Bila laut memiliki wajah, bagaimana mereka akan terlihat? Mungkin Anda membutuhkan waktu untuk merefleksikan jawaban dari tersebut. Dalam sebuah pameran yang digelar di Jinjoo Jakarta, fotografer Ted Van Der Hulst memperlihatkan interpretasinya dari “wajah” sang lautan dalam seri “Zeegezichten (Sea Faces)”.

Ted Van Der Hulst merupakan fotografer asal Belanda yang sekarang berbasis di Bali. What initially called him to the Island of the Gods was its ocean. Di tengah keseruan pengalaman surfing yang merupakan tujuan awal Van Der Hulst di Bali, ia menemukan kompleksitas dan sensitivitas pada lautan itu sendiri. Baginya, lautan memiliki daya pikat dan rasa takut; selalu berubah, tetapi tak dapat ditebak. “And much like us, it wears countless faces.” ungkap Van Der Hulst. 

Refleksi tersebut ia ekspresikan dalam bentuk fotografi yang mengeksplorasi mood, warna, dan tekstur lautan yang bergerak dalam setiap momen. Dalam cuaca badai yang menegangkan atau matahari terbenam yang menenangkan, lautan dan karya-karya foto Van Der Hulst merefleksikan variasi emosi yang terpancar dalam diri manusia. “Just as we are multifaceted beings, so too is the sea a canvas of diversity, intrigue, and beauty.” tambahnya.

Sebagai lokasi dari eksibisi “Zeegezichten (Sea Faces)”, Jinjoo sendiri memiliki arti “mutiara” dalam Bahasa Korea. It was a match made in the skies. Menghidangkan contemporary Korean fine dining, restoran yang terletak di Jalan Wolter Monginsidi tersebut telah menjadi salah satu destinasi favorit untuk mereka yang mencari dining experience penuh kesan.