Prime Steak hingga Chef’s Table Tematik di Privy

Executed with the chef’s passion for culinary precision.

 

Pengalaman pertama The Editors Club di Privy berlangsung saat pandemi Covid-19, tak begitu lama setelah restoran ini berdiri. Beberapa tahun setelah situasi kembali normal, impresi akan kuliner berkualitas tetap terasa kala menikmati hidangan-hidangan resto tersebut belum lama ini.

Mengusung gaya Italian-American steakhouse, Privy berada di bawah supervisi langsung Chef-owner Jonathan Tek yang juga merupakan pemilik Jon’s Smokery dan Mozzeria. Naik menggunakan private lift ke dining hall-nya, Anda akan merasakan interior elegan khas classic steakhouse lewat elemen dominan kekayuan cokelat berseling merah dari kursi. Berbagai jenis minuman di bar, dari wine hingga liquor maupun cocktail, siap menemani santap steak Anda di sini.

Steak di Privy melewati dua tahap pemanggangan. Setelah kadar air berkurang di tahap pertama, grilling selanjutnya dilakukan di dalam broiler. Tak hanya kepada prime cut steak yang menjadi tawaran utama – especially the dry aged ones – kreasi starters, pasta, maupun side dishes Privy juga mendapat atensi optimal dari Chef Jonathan. Crab cake berbahan kepiting biru yang gurih renyah juga Bruschetta Figs and Cream Cheese dengan sweet hint dari Trigona honey mencuri perhatian di awal.

Pasta Tajarin Truffle Butter memikat dengan sensasi creamy dan aromatic yang intens. Untuk opsi pasta yang lebih light hadir Aglio Il Mare berisi rupa-rupa bahan laut, seperti Canadian mussels dan tiger prawn. Hokkaido Cream Corn dan Creamed Spinach tak kalah memanjakan sebagai padanan dari steak yang disajikan. Culinary experience yang palatable ini konsisten disuguhkan hingga hidangan penutup berupa Tiramisu Classico di mana mascarpone dan amaretto padu harmonis dengan cita rasa kopi.

Bila Anda butuh ruang untuk private event, Privy menyediakan beberapa spaces yang leluasa. Menu-menu lain yang bisa Anda pesan adalah Pescatore, Chateaubriand, 21-Days Butter-Aged Mulwarra Lamb Chop, dan 28-Days Ribeye Bone-in MS4/5. Selain santap steak, pengalaman dining lain yang patut Anda coba di Privy adalah Chef’s Table di lantai 2. Ini menjadi playground Chef Jonathan untuk berkreasi seturut ide yang muncul di kepalanya. Dengan open kitchen dan set 14 kursi di hadapannya, ia akan meracik makanan tematik sekaligus berbagi cerita kepada para tamu.

Beberapa waktu lalu, Chef’s Table datang membawa tema Taiwanese Beef Noodle yang berkaitan dengan akar identitas sang chef. Melengkapi comfort food asal Taiwan itu adalah Luroufan dengan Telur Bebek Setengah Matang, Jia Yi Chicken Rice, dan Scallion Pancake. Setiap tema Chef’s Table ditawarkan dalam periode terbatas dengan setiap malamnya terdiri dari beberapa sesi (Anda bisa memilih sesi mana yang paling sesuai dengan jadwal pribadi). Untuk Chef’s Table Vol. 10, temanya adalah Whispers of Japan berkonsep itameshi yang memadukan flavours of Tokyo and Karuizawa dari perjalanan Chef Jonathan dan cita rasa Italia sebagai signature Privy.