Pertemuan Kembali Louis Vuitton dan Yayoi Kusama

A meeting of infinities. 

 

“My desire was to predict and measure the infinity of the unbounded universe, from my own position in it, with dots.” ujar Yayoi Kusama dalam buku autobiografinya, “Infinity Net”. Petualangan sang seniman menjelajahi ketidakterbatasan telah kembali menemukan sebuah persinggahan di rumah mode Louis Vuitton. Kusama pertama bekerjasama dengan Louis Vuitton dalam sebuah kolaborasi di 2012 lalu. Saat itu, sang seniman asal Jepang melukiskan motif-motif polkadot khasnya pada sebuah trunk Louis Vuitton. Bagi Kusama, setiap titik bundar tersebut adalah simbol dari ketidakterbatasan.

Pada awal tahun ini, mereka kembali berkumpul bersama untuk mengkreasikan sebuah infinite universe melalui koleksi kolaborasi Louis Vuitton x Yayoi Kusama. Dalam koleksi ini, dunia eklektik Kusama merambah ke koleksi ready-to-wear, tas, sepatu, aksesoris, luggage, trunks, serta wewangian. Motif ‘Painted Dots’ menjadi titik mula di mana koleksi ini berangkat. Bagaikan translasi dari karya tangan Kusama sendiri, teknik serigraphy kompleks serta embossed printing di atas leather dan kanvas menghidupkan karya seni khas Kusama pada kreasi-kreasi Louis Vuitton. 

Wujud lain dari motif polkadot Kusama adalah ‘Metal Dots’. Terinspirasi oleh bola-bola cermin dari instalasi Narcissus Garden, bulatan-bulatan perak dalam berbagai ukuran bertabur di atas tas Cannes dan Cappucines serta sepatu Academy dan Squad. Kemudian tentunya, motif ‘Infinite Dots’ dalam kombinasi warna khas Kusama: hitam putih, merah putih, kuning hitam, dan merah hitam. Mereka hadir dalam bentuk jacquard atau 3D knit, sepasang skirt suit dari gabardine, berbagai aksesoris, serta dalam boneka Vivienne. Lukisan Flower yang psychedelic juga menemukan bentuk baru dalam tas Cappucines dan Taurillon.

Kolaborasi ini juga hadir dalam ranah fragrance dengan tiga wewangian Louis Vuitton: Attrape-Rêves, Spell On You and L’Immensité. Masing-masing diracik oleh master perfumer Jacques Cavallier Belletrud, setiap dari parfum tersebut datang dengan packaging, botol, dan Travel Case bermotif Infinity Dots milik Kusama. Dalam Attrape-Rêves, peony, raw cocoa powder, patchouli, dan lychee dikombinasikan untuk wewangian bernuansa dreamy. Bagaikan sebuah ramuan cinta, Spell On You menunjukkan sisi sensual dari iris pallida dan mawar. Kemudian, jahe dan grapefruit bergabung untuk kesegaran unik dari wewangian L’Immensité.

Untuk merayakan perilisan kolaborasi ini, sebuah visual landscape yang imersif telah dirancang untuk butik-butik Louis Vuitton. Mulai dari window display, pop-ups, anamorphic billboards, in-store display, hingga AR experience unik, berbagai elemen marketing didedikasikan pada tema Louis Vuitton x Yayoi Kusama. Drop 1 dari Louis Vuitton x Yayoi Kusama telah dirilis di awal bulan Januari, sementara Drop 2 akan tersedia di butik Louis Vuitton mulai 31 Maret 2023.