Paris Fashion Week Fall 2022: Dior, Saint Laurent

Triggering a desire for peace.

 

Atmosfer show Dior Fall 2022 dibentuk oleh karya seni Mariella Bettineschi yang memberi interpretasi artistik baru terhadap karya-karya para Old Masters mengenai sosok perempuan. Judul karya seniman asal Italia yang berpendakatan feminisme itu adalah “The Next Era”. Does it remind you of “The Future is Female” phrase? Well, let’s hope women take more significant roles in the near future of the global stage and see how the technology would be treated. Saat ini, lihat saja bagaimana kumpulan maskulinitas menjadikan teknologi untuk memfasilitasi obsesi penetrasi dan invasi; thinking about how nuclear weapon is considered necessary to fulfill the desire to power.

Pada show koleksi garapan Maria Grazia Chiuri, teknologi digunakan dalam visi yang lebih dekat dengan human aspect. “I want to show with this work how there is also a human aspect in technology,” ucapnya seperti dilansir dari halaman Women’s Wear Daily. Sisi teknologis koleksi ini diwujudkan dalam kerjasama dengan D-Airl Lab. Respon terhadap cuaca sekitar adalah salah satu poin yang diketengahkan dimana sebuah busana dapat mendinginkan ketika pemakai merasa panas, begitu pula sebaliknya. Selebihnya, secara estetis, Chiuri memberikan gambaran futuristik yang tetap berada dalam koridor house codes Dior yang feminin, namun dalam nafas yang lebih daring.

Two on the left: Saint Laurent, Two on the right: Dior

Sementara itu, daya kreatif Anthony Vaccarello untuk koleksi Saint Laurent Fall 2022 menghasilkan rancangan-rancangan anggun sekaligus fierce lewat kekuatan siluet nan simple. You can feel the high elegance mixed with some daring attitude here. Hal ini menjadi lebih jelas dipahami ketika Anda mengetahui inspirasi di baliknya. Ia adalah Nancy Cunard yang hidup di akhir abad ke-20 hinga pertengahan abad ke-21. Cunard adalah penyair yang terlahir di kalangan British upper class. Selera busananya menjadi pusat perhatian kaumnya. Akan tetapi, satu hal yang menjadikannya spesial adalah keberaniannya menyuarakan ideologi anti-fasisme. Knowing the profile that inspires this Saint Laurent collection, surely we hope that more people could not only express their fashionable styles but also advocate stylish mind for the world peace.