Pandemi COVID-19 Masih Berlangsung, Art Basel Swiss Dibatalkan

Online viewing rooms are available.

 

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia hingga kini memiliki dampak yang juga dirasa oleh dunia seni. Perhelatan akbar Art Basel pun tak terkecuali. Art Basel edisi Hong Kong yang seharusnya dilangsungkan pada Maret lalu dibatalkan karena pertimbangan penyebaran virus dan masih maraknya aksi protes terkait perpolitikan Hong Kong dan China. Sebagai gantinya, Art Basel Hong Kong menawarkan online viewing rooms. Langkah serupa pun diambil oleh Art Basel edisi Swiss.

Pada awal tahun ini sesungguhnya diumumkan bahwa Art Basel Swiss dijadwal ulang, dari semula di pertengahan Juni menjadi pertengahan September, akibat pandemi Covid-19 yang muncul. Akan tetapi karena melihat kondisi masih belum kondusif, perhelatan yang harusnya menjadi penanda 50 tahun eksistensinya itu pun terpaksa dibatalkan. Keterangan resmi dari pihak Art Basel menyebut beberapa alasan spesifik dari keputusan pembatalan tersebut ialah “the fundamental health and safety risks related to the pandemic, the financial risks for exhibitors and partners, the ongoing impediments to international travel, and the fact that the regulatory environment around large-scale events has yet to be finalized by the Swiss Federal Council.

Akan tetapi, sebagaimana Art Basel Hong Kong, Art Basel Swiss pun menyediakan online viewing rooms yang dilaksanakan pada 19-26 Juni dengan preview days pada 17-19 Juni. Pada format virtual tersebut tersaji lebih dari 4.000 karya seni dari 281 galeri di 35 negara. Live edition dari Art Basel Swiss selanjutnya direncanakan untuk dihelat pada Juni 2021. Sementara itu, Art Basel edisi Miami yang berada di urutan ke tiga dari keseluruhan rangkaian Art Basel hingga saat ini diputuskan akan tetap diselenggarakan pada bulan Desember.