New Rose Scented Candle from Diptyque is a Tribute to Paris

Chypre à la parisienne.

 

Sejak berdiri di tahun 1961, Diptyque telah menciptakan ragam kreasi wewangian yang terinspirasi oleh keindahan alam dan kultur berbagai wilayah di dunia. Mulai dari Olène yang mewakili Venice, Philosykos untuk Yunani, Do Son representasi Vietnam, hingga inspirasi Jepang pada Oyédo. Kini lifestyle brand yang didirikan oleh Yves Coueslant, Desmond Knox-Leet, dan Christiane Gautrot tersebut mengkreasikan koleksi yang menjadi tribute bagi kota kelahirannya: Paris.

Pada lini fragrance, Diptyque merilis Eau Capitale, sementara untuk scented candle hadir Paris en Fleur. Paris en Fleur merupakan rose candle yang memancarkan inspirasi emosi musim semi, keindahan hidup di Paris, dan pengalaman melihat air sungai Seine mengalir dari teras sebuah bistro. Wangi yang menyeruak dari pembakaran lilin ini membawa kesegaran chypre bersentuhan kelopak bunga dan patchouli. Hadir dalam limited edition box, lilin aromatik ini disertai dengan solid perfume dan scented wax oval.

Parfum terbaru Eau Capitale merupakan jenis parfum chypre perfume pertama dari Diptyque. Pembuatan wewangian ini dibuat dengan melibatkan kolaborasi bersama perfumer Olivier Pescheux yang telah lama menjadi sahabat Diptyque dan bekerjasama dalam banyak proyek kreatif. Aroma yang dihasilkan oleh parfun Eau Capitale berasal dari olahan mawar Bulgaria, patchouli coeur dari Indonesia, Italian bergamot, pink peppercorn, timut pepper dari Nepal, ylang-ylang dari Comoros, dan vetiver dari Haiti. Packaging dengan ilustrasi gaya art nouveau dari wewangian ini dibuat oleh Pierre Marie.