Milan Fashion Week Fall 2022: Bottega Veneta, Dolce & Gabbana, Philosophy di Lorenzo

Celebrating Past, Present, and Future

Teks: Salsabila Ramadhani Sutantio

 

Tahun 2022 adalah tahun yang tepat untuk merayakan kecanggihan teknologi dan berbagai bentuk media. Hal tersebut terefleksikan pada koleksi Fall/Winter 2022 oleh Domenico Dolce dan Stefano Gabbana yang merayakan era baru Metaverse. Eksperimen dan antusiasme ini didasari oleh kesuksesan Dolce & Gabbana yang telah mencetak rekor 6 juta dollar untuk karya fashion digital NFT mereka.

Pada koleksi ini, Dolce & Gabbana berupaya untuk memberi secercah gambaran terkait futuristic fashion. Semua piece yang ditampilkan pada Fall/Winter 2022/2023 ini menggunakan pendekatan proporsi superheroine – mengandung siluet segitiga terbalik dengan bagian atas bahu beberapa inci lebih tinggi yang terbuat kain sintetis berteknologi. Terdapat pula beberapa piece dengan artificial fur raksasa. Aksesoris-aksesoris futuristik juga melengkapi presentasi koleksi ini dengan sangat tegas, seperti sunglasses lebar yang dibuat asimetris dan berbentuk mirip seperti Oculus. Selain itu, Dolce & Gabbana juga mengilustrasikan baju santai masa depan lewat T-shirt dan hoodies yang dihiasi gambar kartun karya Gianpiero D’Alessandro.

(Left to right: Bottega Veneta, Dolce & Gabbana, Philosophy di Lorenzo Serafini)

Bersimpangan dengan tema futuristik yang diangkat oleh Dolce & Gabbana, Philosophy di Lorenzo Serafini justru mengajak audiens untuk kembali pada tahun 1920. Lorenzo Serafini merujuk budaya Berlin pada tahun 1920’an yang merupakan periode eksperimen budaya dan prestasi keartistikan yang bernilai tinggi terjadi. Didominasi dengan evening pieces seperti chiffon dress yang dibentuk sedikit revealing agar memperlihatkan underwear yang seksi, mini dress ala era 1920’an dengan crystal nets atau renda flimsy chantilly, dress dengan mermaid numbers cut yang terlihat sensual dan dilengkapi dengan fluffy feathered sleeves – koleksi Philosophy di Lorenzo kali ini sangat terlihat menawan dan teatrikal, meneriakan self-expression yang hakiki, emosional, dan personal.

Untuk Bottega Veneta, Fall/Winter 2022 ini merupakan debut dari sang creative director yang baru ditunjuk beberapa bulan lalu, yakni Matthieu Blazy. Tak perlu dipungkiri, debutnya kali ini terlihat confident, honest, dan merangkul. Hal ini diimplementasikan lewat beberapa pieces-nya, salah satunya adalah set tank top putih dan jeans yang terbuat dari leather. Salah satu piece dirancang dengan renda cropped yang dibiarkan panjang di bagian depan sehingga melambangkan pergerakan ke depan, dilengkapi dengan caban coats di bagian belakangnya. Knitwear pada koleksi ini pun memberi kesan eclectic yang intense – dilengkapi dengan beberapa patchwork pada piece sweater.

Blazy seakan-akan ingin menggarisbawahi handmade goodness yang selalu dipegang Bottega Veneta. Tak lupa, pada koleksi ini juga diperkenalkan thigh-high boots sensasional, dan bintang utama berupa Kalimero bag. Inspirasi pieces yang simple dan timeless itu bersumber dari aspirasi sang creative director untuk selalu memberikan energi positif dan menampilkan siluet yang dapat mengekspresikan pergerakan bebas. Pada koleksi ini, Blazy ingin mengekspresikan Bottega Veneta – yang telah sukses menjadi “the it brand” lewat sepatu dan tas-nya – dengan sentuhan otentik, simple, honest, dan pastinya tak lekang dari kata sifat luxury.