Maserati MC20, “Kupu-kupu” Cantik Berperforma F1

Back to the roots for a new chapter.

 

Electronic beat, pertunjukan drum, hingga choir tampil di set panggung berukuran ekstra dilengkapi layar LED raksasa dan tata lampu beritme cepat. Jajaran mobil-mobil terpakir di area acara seluas 630 meter persegi itu. Di puncak acara, sebuah hologram mobil melayang di udara hingga kemudian the real new Maserati MC20 resmi tampil di hadapan publik. Gempita peluncuran global mobil terbaru Maserati yang berlangsung di Modena Circuit ini – diiringi mirror events di New York dan Tokyo – disaksikan The Editors Club bersama tetamu Maserati lain secara streaming di K22 Bar, Fairmont Jakarta berhias pemandangan kerlip lampu pencakar-pencakar langit ibukota.

Atmosfer acara berjudul “MMXX Time to be Audacious” tersebut menggambarkan bagaimana MC20 merepresentasikan wajah baru dari merk mobil asal Italia yang sudah berdiri sejak tahun 1914 itu. Dalam acara yang juga menampilkan film tentang perjalanan Maserati itu, COO Davide Grasso yang menjabat sejak Juli 2009 mengatakan bahwa kreasi MC20 adalah fondasi bagi era baru Maserati.

 

Roadcar with Formula 1 Engine
Bukan tanpa alasan Modena menjadi tempat perilisan karya terbaru Maserati. Dihelatnya event tersebut di rumah Maserati selama lebih dari 80 tahun merupakan simbolisasi dari keputusan brand tersebut untuk kembali ke akarnya di ranah racing – namun tanpa meninggalkan pesona estetisnya. Tipo 26, mobil pertama yang menyandang nama Maserati dengan logo trident yang khas meluncur pada kompetisi balap Targa Florio di tahun 1926.

Dalam perjalanan sejarahnya, Maserati pun bertransformasi menjadi lifestyle marque yang sukses. A6 1500 rancangan Pininfarina yang dipresentasikan di Geneva Motor Show pada tahun 1947 merupakan Maserati pertama yang diperuntukkan bagi penggunaan keseharian. It was a huge success. Identitas mewah dari merk ciptaan Maserati brothers ini kukuh ketika luxury sport sedan Quattroporte perdana ditampilkan di Turin Motor Show pada tahun 1963. Pada tahun 2004 melalui kehadiran MC12, Maserati menandai kembalinya marque tersebut ke jalur racing, yakni di FIA GT Championship, setelah hiatus selama 47 tahun sejak Juan Manuel Fangio memenangkan World Championship F1 pada 1957 menggunakan Maserati 250 F.

“MC” pada nama tipe Maserati merupakan singkatan dari “Maserati Corse” yang berarti “Maserati Racing”. MC20 menjadi penanda era baru Maserati dimana keindahannya berkombinasi dengan sporty spirit dari brand tersebut. Hadir dengan pintu berskema butterfly nan cantik, mobil yang juga akan dibuat dalam versi convertible dan eletrik ini dipersenjatai oleh Nettuno, yakni V6 twin-turbo engine berkapasitas 3.000 cc. Mesin dengan 621 horsepower ini menhadirkan pre-chamber combustion system featuring twin-spark plugs. Ini adalah teknologi dari area Formula 1 yang untuk pertama kalinya disematkan pada sebuah engine yang diperuntukan bagi roadcar.

Nettuno merupakan anak pertama dari Maserati Engine Lab, yang sekaligus merupakan mesin buatan Maserati sendiri setelah tak memproduksi mesin sejak tahun 1998. Di fasilitas yang berdiri sejak tahun 2015 itu, lebih dari 100 engineers, technician, dan skilled workmen bekerja untuk menciptakan mesin, baik untuk saat ini maupun mesin elektrik masa depan. Berbagai certification tests pun dilakukan di Maserati Engine Lab yang memakan waktu hingga mencapai 200 jam. Fakta menarik lain dari MC20 ialah penciptaannya dimana 97% pengembangan mobil dilakukan secara virtual lewat sistem Virtual Vehicle Dynamics Development yang dibuat Maserati berdasarkan model matematika kompleks bernama Virtual Car.

The Posh Experience
Pengalaman posh dalam mengendarai MC20 dapat terlihat dari interior kabin. Dengan lux lighting nan dinamis, interior mobil diisi dengan jok berbalut kulit Alcantara. Surface finishing pada interior mobil dibuat melalui teknik laser engraving yang menghasilkan efek sculptural. Salah satu fitur entertainment di dalam kreasi ini adalah layar beresolusi tinggi. Untuk audio experience yang optimal Anda bisa memilih 12-speaker Sonus Faber buatan Italia.

Terdapat 5 opsi driving modes dalam mengemudikan Maserati MC20, yaang masing-masingnya ditandai oleh sebuah warna. Mode WET berwarna hijau, GT biru, SPORT merah, CORSA kuninng, dan ESC OFF oranye. Mode-mode tersebut dapat dipilih menggunakan sebuah selector. Sebuah tombol di area tengah dari driving mode selector tersebut memungkinkan pengemudi untuk melakukan adjustment pada suspensi.

Steering wheel pada mobil ini didesain dan dikembangkan dengan input dari Andrea Bertolini, Maserati Corse test driver yang juga merupakan World Champion kala mengemudikan MC12. Steering wheel yang thick dipilih untuk memaksimalkan ergonomi dan rasa sporty dari mobil ini. Elemen ini pun dilengkapi dengan tombol Start dan Launch.

Pengguna Maserati MC20 semakin dipermudah dengan program Maserati Connect yang meningkatkan kualitas customer care, misalnya mengingatkan perihal jadwal servis. Melalui aplikasi Maserati Connect, pengguna pun dapat selalu terhubung dengan mobilnya melalui smartphone dan smartwatch, bahkan juga Amazon Alexa dan Google Assistant dari rumah.

Performa dan fitur-fitur dari “kupu-kupu” cantik berteknologi F1 ini tersedia dalam 6 pilihan warna, yakni Bianco Audace, Giallo Genio, Rosso Vincente, Blu Infinito, Nero Enigma dan Grigio Mistero. Masing-masing warna tersebut didesain dan dikembangkan khusus untuk MC20. Warna-warna tersebut merupakan wujud referensi dari identitas gaya dan workmanship Italia serta karakter Maserati.