Louis Vuitton Spring/Summer 2022 dalam Pendekatan Haute Couture

The opulence touch of a grand ball.

 

Louis Vuitton Spring/Summer 2022 menyimpan daya pikat tersendiri. Nuansa classical dan karakter grandeur diolah melalui cara pandang masa kini dan dijalin dengan estetika Nicolas Ghesquière yang dynamic serta strong. Semua ini bermula dari keterlibatannya dalam proyek serial “Irma Vep” untuk HBO dimana ia merancang kostum pemeran utamanya, Alicia Vikander, dan beberapa pemeran lain. Proyek ini terinspirasi oleh silent film series “Les Vampires” pada tahun 1915. Salah satu image pada film tersebut yang sangat memantik inajinasi sang creative director dalam merancang koleksi Spring/Summer 2022 ini menampilkan grand ball.

Oleh karena hal itulah, koleksi Louis Vuitton ini tampak memancarkan opulence yang berbeda; bernafas fantasi dan luxury era 1900’an. “I wanted to situate this ready-to-wear collection at the threshold of couture. It’s unabashed luxury that demonstrates the opulence of the Maison’s savoir-faire. There is deliberate couture approach to this collection and this ball. The reflection of luxury, it’s value. There is a big focus on embellishments.” ucap Ghesquière mengenai koleksi Spring/Summer 2022.

Sebagian gaun di koleksi ini terinspirasi oleh busana-busana dekade 1920’an. Beberapa piece gaun lainnya tampil ethereal, deconstructed, sekaligus light. Ghesquière menyebut dress tersebut dengan istilah Ellipse dress yang terbuat dari bahan chiffon dan dipadankan dengan remastered English dandy’s morning coat. Di koleksi ini, korset diubah menjadi evening coats, sebuah pleated skirt dapat diubah menjadi cape, rancangan bergaya uniform berpadu blouses, dan terdapat kreasi tailoring yang mencakup hybrid bombers berekor. This collection reflects Ghesquière’s fascination of a vampire travelling through ages adapting to dress codes of the current era while maintaining some characters of the past.