Like to Binge-watch? Mind Its Health Risks

Do its health risks really worth the fun?

 

Ketika memiliki waktu luang di akhir pekan, sebagian orang mungkin akan lebih memilih untuk bersantai di sofa depan televisi untuk melakukan maraton film maupun serial dan reality show. Binge-watching kini menjadi fenomena umum penduduk modern. Semakin hari semakin banyak tayangan menarik yang disajikan oleh layanan-layanan seperti Netflix atau juga cable tv. Akan tetapi, sadarkah dengan bahaya kesehatan yang mengintai dari kegiatan itu?

Seperti dilansir dari The Washington Post, Binge-watching disebut para ahli sebagai salah satu kegiatan yang memiliki berbagai risiko kesehatan. Menurut Sophia Tolliver, seorang family medicine physician di Ohio State University Wexner Medical Center, binge-watching merupakan salah satu wujud sedentary lifestyle (gaya hidup terlalu banyak duduk) yang membahayakan kesehatan. “Studies show that sitting for long periods of time can increase one’s risk for metabolic syndrome, which can increase your risk of heart disease, stroke and Type 2 diabetes,” ucap Tolliver.

Tolliver pun menambahkan bahwa aktivitas binge-watching kerap dibarengi dengan binge-eating yang memperbesar risiko obesitas. Di lain pihak, Ronald Chervin yang merupakan sleep neurologist sekaligus direktur Michigan Medicine’s Sleep Disorders Centers mengemukakan bahwa binge-watching yang dilakukan menjelang tidur akan menyebabkan berkurangnya waktu tidur. “Electronic screens emit broad-spectrum light, including blue light. “In addition to delaying the release of melatonin, which keeps you awake, the blue light can actually reset your circadian rhythms to a later schedule,” jelas Chervin.

Ketika circadian rhythms “berganti” dari waktu tidur ke waktu setelahnya akibat terkena sinar layar benda elektronik, maka seseorang yng seharusnya mengantuk pada jam tidur tersebut akan mengalami kesulitan tidur. Dari probelm sulit tidur ini akan muncul masalah-masalah kesehatan lainnya. Clinical psychologist Brad Lander mengatakan bahwa kurang tidur akan meningkatkan risiko depresi, lemah memori, kurangnya koordinasi, penyakit jantung, dan banyak lagi. Selain itu, organ mata pun pasti terkena dampak binge-watching. Menurut studi yang dilakukan Vision Council, mereka yang menggunakan mata terlalu lama untuk menonton mengalami sindrom mata kering hingga penglihatan yang kabur.

Nah, coba evaluasi kebiasaan Anda dalam melakukan binge-watching! Does its health risks really worth the fun?