An elegant Chinese culinary destination at 19th floor.
Masakan Kanton tampaknya begitu populer di Indonesia (maybe Sichuan follows as runner up). Terbukti, bertambah lagi destininasi Cantonese dining dengan kehadiran Li Lian di Park Hyatt Jakarta. The Editors Club turut menjadi bagian dari opening celebration restoran Chinese cuisine ini beberapa waktu lalu lewat sebuah multi-course dinner.
Merupakan Chinese restaurant pertama di hotel ini, nama Li Lian diambil dari bunga lotus (Lián, 莲) yang melambangkan kemurnian, harmoni, dan ikatan keluarga; a beautiful name that symbolises the value of family. Pada interiornya, nama tersebut ditranslasi ke dalam estetika space yang variatif. Fasad resto meleburkan suasana tradisional dengan minimalisme modern dalam palet muted. Beranjak ke lobi, kilauan chandelier yang menjulur dari atap nan tinggi membawa kesan opulent. Kontras dengan Chinese furniture bergaya vintage.
Main dining hall dengan meja-meja bundar dan oval terbagi menjadi dua. Area yang belakang lebih dekat dengan open kitchen di mana tamu bisa melihat chef mempersiapkan suguhan Peking Duck – it’s one of the lovely creations we tasted here created by Duck Specialties Chef Victor using rambutan woods. Enam private rooms tampil lebih elevated dan secluded dengan pemandangan kota. Bila ingin juga menikmati city view tanpa perlu booking ruang privat, Anda bisa memilih area veranda yang tampil subtle namun berkarakter dengan kursi-kursi anyaman dan lantai berpola. We spent our dinner here against the pretty backdrop of Jakarta at night from 19th floor.
Appetiser tersaji dengan 3 kreasi: chicken salad dengan scallion oil, smoked Chilean seabass bersapu rasa aged soy sauce, serta deep-fried lychee prawn ball yang gurih-manis dan bertekstur crunchy di luar. Menyusul selanjutnya adalah kenyamanan dari hangatnya double-boiled oxtail soup dengan penyertaan morel mushroom dan white pepper hint. Steamed tiger grouper yang lembut tampil dengan bumbu lebih merah menyala, begitupun dengan rasanya yang lebih sharp. Kelanjutan seafood ini adalah wok-fried Lombok lobster dalam racikan salted egg yang familiar.
Treatment saus lada hitam diterapkan pada wok-fried M8 wagyu beef sebagai main course lainnya; revealing a signature profile of Cantonese palate. Braised jasmine rice bercampuran abalone dan dried scallop menutup hidangan utama. The desserts captivate our hearts, especially the silky jasmine tea milk pudding and mung bean cheese cake. Bagi Anda pecinta durian, musang king puff bisa menjadi durian culinary delight yang menyimpul manis pengalaman dininng di Li Lian.
Untuk melengkapi pengalaman bersantap, Anda bisa mencoba Li Lian Signature Dim Sum Platter kreasi Dim Sum Master Chef Huang. Pilihan teh premium dapat dinikmati di tea bar. Dapur Li Lian secara umum dipimpin oleh Executive Chinese Chef Tan Kwang Aik, yang memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman pada berbagai luxury hotels’ Chinese restaurants di seluruh dunia, termasuk yang berbintang Michelin.