Lelang Terbaik 2020: Vacheron Constantin X Louvre

Haute horology meets fine art.

 

If one auction should be mentioned as the best of 2020, it must be the auction of one Vacheron Constantin’s Les Cabinotiers timepiece in collaboration with Louvre Museum. The two world of art and craftsmanship collided in this auction. Lelang sebuah jam tangan Les Cabinotiers yang dial-nya kemudian dihias dengan replika salah satu karya seni di museum tersebut dilakukan sebagai bagian dari program “Bid for the Louvre” yang dilakukan secara online.

Vacheron Constantin mendonasikan jam tangan itu untuk dilelang dengan tujuan mendukung solidarity projects yang dilakukan oleh museum seni tersebut. Proses virtual auction yang telah berlangsung pada 1-15 Desember lalu dilakukan melalui bantuan balai lelang Christie’s. Seluruh hasilnya didonasikan kepada Louvre dan akan digunakan untuk berbagai program. Bukan hanya sebuah jam tangan yang tiada duanya, pemenang lelang mendapatkan pengalaman-pengalaman istimewa lainnya.

Pada tahap awal, pemenang lelang dilibatkan secara penuh dalam proses pembuatan jam tangan bersama dengan para ahli dan master craftsmen, mulai dari watchmakers, enamellers, dan engravers. Selain dapat menentukan tampilan dial sesuai dengan karya seni pilihannya, pemenang juga bisa memilih sendiri material case – antara platinum, pink gold, atau white gold – dan mendapat engraving pada case-back jam tangan. Case-back jam tangan dibuat transparan sehingga dapat menjadi jendela untuk menikmati kerja komponen-komponennya. Pemenang pun bisa menentukan pilihan untuk strap kreasi dari jam tangan dengan penggerak 2460 SC self-winding calibre tersebut.

Proses pemilihan karya seni yang direplikasi ke dial jam tangan dilakukan melalui sebuah private visit ke Louvre bersama dengan best expert museum. Teknik yang digunakan untuk mereplikasi karya seni itu adalah grisaille enamel technique. Delicate skill yang berasal dari abad ke-16 ini – dikenal juga dengan nama Geneva technique – hanya dimiliki oleh artisans paling berpengalaman yang menguasai perihal pigmen dan pembakaran. Tantangan tersulitnya dalam proyek ini adalah mengkomposisi palet warna sesuai karya asli meski melalui proses yang melibatkan suhu 800 derajat celsius.

Pemenang lelang menerima 2 sertifikat yang menyatakan otentisitas produk dan reproduksi karya seni. Sertifikat tersebut berasal dari Vacheron Constantin dan Louvre. “We are proud to be taking part, along other artists and Maisons, in this exceptional auction organized by the Louvre and Christie’s in support of the Museum’s solidarity projects. Our ongoing commitment to art and the transmission of savoir-faire – which has been expressed alongside the Louvre since the announcement of our partnership a year ago – takes on even greater significance within a global context that is troubled and challenging in more ways than one,” ucap Louis Feria, CEO dari brand jam tangan Swiss yang lahir pada tahun 1755 itu.