Kolaborasi Smeg dan Didiet Maulana Ciptakan Kulkas Nuansa Nusantara

A retro-style refrigerator adorned with hand-painted batik motif.

 

Smeg menjalin kolaborasi eksklusif dengan Didiet Maulana dan menhadirkan kulkas yang dilukis tangan oleh sang desainer sendiri. Menggabungkan batik Indonesia dengan motif khas Italia, kreasi tersebut menjadi showcase pada pembukaan Indonesia Design Week 2024. 

Desain kulkas hasil kolaborasi ini mengambil referensi dari motif lantai bangunan Palazzo Ducale di Guastalla, kota kelahiran Smeg. Dari situ, Didiet Maulana kemudian melukis motif baru berdasarkan pucuk rebung dan ulerati dari desain flora batik Indonesia.

“Filosofi di balik motif ini adalah layaknya bunga, manusia tumbuh dan berkembang melalui pengalaman hidup. Kehidupan adalah tanahnya dan metamorfosis manusia dilihat dari bagaimana kita berkembang,” ungkap sang desainer. Motif kreasi sang perancang dilukis langsung pada produk SMEG FAB28 Free Standing Refrigerator One Door 50’s Style yang memiliki desain ikonik gaya retro khas Smeg. 

Sebelumnya Smeg telah berkolaborasi dengan brand serta tokoh lain dari dunia fashion, seni, dan desain untuk proyek-proyek spesial, seperti Disney dan Dolce & Gabbana. Setelah dipajang selama 1 bulan di showroom Smeg di Indonesia Design District, PIK 2, kulkas tersebut akan dikirim dan dipajang di kantor pusat Smeg di Guastalla, Italia, dan menjadi satu-satunya karya Indonesia di sana.

“Kami sangat bangga bisa menghadirkan karya yang mencerminkan harmoni antara warisan Indonesia dan modernitas, serta membawa kebudayaan Indonesia ke panggung internasional melalui brand Smeg.” tambah Michella Olivia, Marketing Manager Smeg Indonesia.