Kenzo La Collection Memento No. 3, The Jungle Dream Realised

Mengunjungi impian sebuah paradise pada koleksi Kenzo Fall/Winter 2018.

 

Di balik koleksi ini adalah sebuah kisah personal dari sang pendiri, Kenzo Takada. Ketika ia pertama datang ke Paris pada tahun 1965, ia mengunjungi museum Louvre. Disana Takada melihat lukisan Le Douanier (The Dream) karya Henri Rousseau untuk pertama kalinya. Terkesima dan terkagum, lukisan bertema jungle tersebut telah mengubah hidup Takada. Lima tahun setelahnya, Takada mereferensi The Dream untuk desain interior butiknya, ‘Jungle Jap’ – atau seperti sekarang dikenal, Kenzo. And the rest as they say, is history.

Rasa kagum Takada terhadap lukisan The Dream kembali diperlihatkan melalui Kenzo La Collection No. 3, sekaligus dengan koleksi-koleksi Kenzo dari masa lalu.  “Semua piece dari Kenzo archive menceritakan kisah yang istimewa dan memikat,” ujar Carol Lim dan Humberto Leon.

Dari situlah koleksi vibrant yang kaya warna dan tekstur bertranspirasi. Knitwear yang berperan besar dalam identitas sang brand tampil berani pada koleksi laki-laki dan perempuan, dibalut motif garis dari arsip Kenzo atau warna-warna hijau, kuning, dan merah. Print bunga tropis memberi kesegaran untuk top dan skirt pada koleksi perempuan. Lukisan The Dream digambarkan ke koleksi ini dalam bentuk tapestry jacquard yang menghiasi berbagai piece, mulai dari pakaian hingga aksesoris.

From art to art, the cycle of nature.