Jacquemus Spring/Summer 2020, in the Midst of Lavender

A decade of Jacquemus.

 

Di kota kecil Valensole, Provence, desainer Simon Porte Jacquemus merayakan 10 tahun labelnya berdiri dengan sebuah presentasi gabungan koleksi womenswear dan menswear pertamanya yang dihelat pada akhir Juni lalu. Runway untuk peragaan koleksi Spring/Summer 2020 itu tampil sangat cantik di antara padang lavender berlatar pegunungan Alpilles. “I wanted a place that looked like a postcard — almost too much like a postcard, even. It was important to me to turn that cliché into something artistic, with that pink line running through the middle like a contemporary art installation by Christo, or a painting by David Hockney,” ucap sang desainer kepada WWD.

Jacquemus membuka show ini dengan sebuah oversized pantsuit putih, dengan sebuah slip berenda berwarna peach di bawahnya sebagai komplemen. Look tersebut menentukan mood dari keseluruhan presentasi yang merealisasikan perpaduan antara koleksi busana perempuan dan laki-laki. Menambahkan sedikit kilauan pada show ini, Jacquemus yang bekerjasama dengan Swarovski untuk pertama kalinya menaburkan 385.000 kristal kepada kreasi-kreasi busana, sepatu, tas, anting, gelang, dan topi. Diantara benda-benda unik yang diperkenalkan di musim ini adalah tas yang berbentuk seperti kaleng biskuit dan kantong lavender, dan tote katun berukuran raksasa dengan pegangan leather berwarna-warni.

Melalui sepuluh tahun perjalanan karirnya, sang desainer berusia 29 tahun tersebut telah merealisasikan visinya menjadi sebuah bisnis yang berkembang pesat. Ia diestimasikan menghasilkan sebanyak 23 hingga 25 juta euro di tahun 2019, naik dari 11.5 juta euro pada tahun lalu. Pertumbuhan tinggi dari lini aksesorisnya – salah satunya adalah tas bestseller-nya, Chiquito – berkontribusi besar pada bisnisnya. Jacquemus keluar dari sekolah fashion di usia ke-19 dikarenakan kematian ibunya yang mendadak. Ia mendapatkan perhatian dari para fashion editors ketika mempertunjukkan sebuah street show di depan Dior pada saat Paris Fashion Week. Hingga kini Jacquemus masihlah pria itu, going out of his way to stand out from the crowd.