Hybrids in Reminiscence, Alexander McQueen Menswear Spring/Summer 2020

Rekonstruksi, referensi ke masa lalu, dan jukstaposisi antar gender menjadi basis dari koleksi Menswear Spring/Summer 2020 dari Alexander McQueen. 

 

Semasa Alexander McQueen masih hidup, ia dan Sarah Burton – yang kini merupakan Creative Director rumah mode itu –  banyak melakukan perjalanan ke Jepang untuk mencari inspirasi. Pengalaman tersebut ditampilkan kembali pada koleksi berwarna fuschia, hitam, krem, dan indigo. Motif bunga-bunga yang tampil dalam rupa print maupun tekstur jacquard dapat dijumpai pada setelan jas, celana, dan atasan berwarna monokrom. Gambar bunga-bunga itu diambil dari karya seni hand-painted yang dibuat di studio McQueen. Referensi lebih lanjut kepada budaya oriental tampak juga pada motif naga dari sulaman kristal. 

Nuansa hybrid serta jukstaposisi antara maskulin dan feminin khas Alexander McQueen menjadi konsep dasar dari koleksi musim ini. Koleksi Womenswear Fall/Winter 2019 jelas menjadi rujukan bagi karya-karya menswear terbaru. Contoh manifestasi hal tersebut adalah sebuah mantel aksen stud berbahan leather hitam dan putih, serta jas berefek trompe l’oeil dari kain pinstripe. Perwujudan lainnya adalah material katun yang bertemu satin, tuxedo bertemu renda, dan desain tailoring bertemu dengan siluet bomber. Salah satu piece paling menarik dari koleksi ini adalah sebuah pleated appliqué coat yang mengkombinasikan tiga jenis teknik handwork dan dirangkai dari kain-kain tak terpakai dari koleksi musim sebelumnya.