Under the theme of “Time Re:Imagined”.
Undeniably rare whisky is about age and that’s the aspect from which the antique sense of this collectible item is sourced. However, it’s somewhat misleading to understand that type of whisky in a common way we comprehend antique cars or antique vinyl discs. Ketika benda-benda antik umumnya diciptakan di masa lampau untuk dinikmati pada saat itu yang lantas di masa depan mendapat added value atas “recollective” attribute pada dirinya, rare whisky diciptakan puluhan tahun lalu untuk secara intensional dinikmati pada masa depan.
Rare whisky doesn’t fully fit into the category of antiques as it is somewhat a hybrid of the past and the future. What we consume in a glass of old whisky is not a memory of the past yet indeed the intended result of the time journey. Lebih dari itu, proses pematangan whisky pun juga soal keahlian menentukan jenis-jenis casks yang dipakai, berapa lama masa penyimpanan untuk tiap casks, kontrol suhu, dan berbagai hal lainnya. Kombinasi the know-how dan periode pembuatan menjadikan produk rare whiskey memiliki harga yang tinggi. Contohnya adalah Glenfiddich “Time Re:Imagined” 50 tahun yang di Indonesia ditawarkan dengan harga hampir 700 juta Rupiah.
Secara global, hanya tersedia 220 decanters dari whisky 50 tahun itu. Produk ini berasal dari perkawinan whisky dari 3 American Oak casks yang berbeda pada satu warehouse yang sama kemudian disimpan lagi pada sebuah American Oak cask selama 2 tahun. Tekanan udara, temperatur, hingga kelembapan serta perkembangan karakter oak berkontribusi pada terciptanya efek dramatis pada hasil akhir whisky ini. Dari segi rasa, produk dengan warna antique gold itu dikatakan berkarakter manis yang melembut secara mendalam dengan sensasi oak tannin selembut sutera serta sentuhan sun-dried vanilla.
Untuk acara peluncuran koleksi Time Re:Imagined, Glenfiddich menyelenggarakan sesi pairing di Hotel Indonesia Kempinski beberapa waktu lalu. There we got the chance to taste the 40 year-old whisky and what can we say about its taste is that it is bold. Bisa terkecap sentuhan roasted coffee beans padu dry oaky notes di minuman warna dark mahogany ini. Kedalaman intensitas rasa, aroma, dan warna whisky ini dihasilkan oleh teknik remnant vatting di mana residu dari batch sebelumnya diikut sertakan ke periode selanjutnya. Glenfiddich adalah satu-satunya penyulingan yang mengaplikasikan proses dengan hasil rasa nan kompleks itu.
Sementara itu, produk yang berusia 30 tahun terasa lebih subtle dibanding yang 40 tahun dan cukup versatile untuk dinikmati di ragam kesempatan. Dengan warna rich bronze, minuman ini menghadirkan keseimbangan rasa woody dan sentuhan honey nan hangat. Terdapat 3 Malt Masters yang menangani secara teliti perkembangan dari rare whiskies yang diproses di Speyside, Skotlandia, tersebut sejak tahun 1960’an. Tiap produk single malt whisky pada koleksi Time Re:Imagined dari brand yang didirikan William Grant pada tahun 1887 ini hadir dengan packgaging berdesain spesial.
Masing-masing packaging tersebut mewakili tema inspirasi waktu, yakni “Suspended Time” untuk produk 30 tahun, “Cumulative Time” untuk varian 40 tahun, dan “Simultaneous Time” untuk edisi 50 tahun. Packaging edisi 50 tahun dirancang khusus oleh arsitek komputasional Manuel Jiménez García di mana ia melakukan proses decrypting atas data meteorologi ke dalam sebuah algoritma dan menerjemahkannya menjadi suatu desain kemasan bernapas kontemporer.