Dua Sisi Glamor Jaeger Le-Coultre Reverso One Cordonnet Jewellery

Which one is your side? 

 

Ketika pertama diperkenalkan pada tahun 1931, jam tangan Reverso bersiluet Art Deco dari dari Jaeger Le-Coultre menjadi favorit mereka yang memiliki afinitas terhadap keeleganan dan penghargaan terhadap sisi artistik. Double-sided case dari jam tangan ini adalah keunikan yang menjadi lahan bagi para artisans di Atelier des Métiers Rares dari brand ini untuk menuangkan ekspresi kreatif serta keahlian bidang decorative arts.

Pada tahun ini, brand jam tangan asal Swiss yang sudah hadir sejak 1833 tersebut merilis Reverso One Cordonnet Jewellery. Meradiasi spirit glamor berpadu retro, jam tangan ini tersusun atas savoir-faire dunia horologi, craftsmanship artistik, dan keahlian pembuatan perhiasan. Gelang cordonnet (yang memiliki arti ‘fine braid’) yang kerap disebut sebagai ‘the little black dress of watch bracelets’ menjadi pasangan indah dari double-sided case sang Reverso.

Untuk jam tangan ini, skema cordonnet bracelet yang diaplikasikan merupakan jalinan dari emas dan berlian yang terhubung pada Duetto case. Dirancang khusus untuk perempuan, double-sided Duetto ini memiliki 2 dials; masing-masing dial memiliki penampang waktu yang berbeda. Reverso One Cordonnet Jewellery digerakkan dengan manually-wound Calibre 844 berkemampuan unik. Movement berkapasitas 38 jam power reserve tersebut dapat menggerakkan hands pada kedua dial secara bertolak belakang.

Dial depan jam tangan ini hadir dengan Arabic numerals emas di atas mother-of-pearl base dan berbingkai diamond-set brackets, dengan sebuah cut-out geometris yang menunjukkan pavé-set diamonds di tengahnya. Kemudian, pada dial di sisi belakangnya adalah ‘sunbeam’ emas berhias berlian yang memancarkan sinarnya di atas dasar onyx hitam.

Sebanyak 1104 berlian dengan total 7.84 karat menghiasi Reverso One Cordonnet Jewellery, mulai dari case hingga gelangnya. Pada winding crown-nya adalah sebuah reverse-set diamond, dan pada case-nya, berlian-berlian diaplikasikan dengan teknik grain-setting. Teknik ini melibatkan beads of gold yang sangat kecil dan hampir tak terlihat sebagai tempat tatahan berlian. Hal ini menjadikan posisi-posisi berlian tersebut menjadi sangat dekat satu sama lain sehingga seolah case bermaterial pink gold itu terbuat dari sebuah solid diamond.