Discovering the Givenchy Spring 2019 Precollection

Melihat lebih dekat Women’s Spring 2019 Precollection dari Givenchy.

Untuk musim ini, Clare Waight Keller memetik inspirasi dari perjalanannya ke Jepang, sekaligus rasa kagum Hubert de Givenchy dengan budaya negeri sakura. Siluet-siluet tegas, palet warna kental, dan motif-motif Jepang bertemu dengan aksen pundak khas dekade ‘80-an dan tailoring asal Inggris.

Dari minimalis ke maksimalis, dari siang ke malam, dari maskulin ke feminin. Potongan asimetris dan aksen renda menginvasi pieces dari koleksi ini. Leather muncul dalam bentuk straight-cut skirt dan jaket turquoise. Konsep dualitas dalam bentuk dress dengan kontras warna hitam dan putih. Sebuah pleated maxi dress dengan konsep ‘Japanese Fire Flower’.

Daftar kain yang dipakai kaya dalam variasi dan tekstur, mulai dari double-face cashmere, crêpe de chine, poplin, faille, taffeta, tweed dan beludru sutra. Sebagai alternatif dari bulu rubah, Clare Waight Keller menggunakan faux fur dalam warna-warna putih, hitam, dan anise.