Dior’s New Icon, The 30 Montaigne Bag

Sebuah alamat legendaris menjadi nama dari kreasi tas terbaru dari Dior.

 

Di 30 Avenue Montaigne, Paris bertempat sebuah townhouse dengan gaya abad ke-18 yang dilirik oleh Christian Dior sebagai sebuah bangunan yang nampak sederhana jika dibandingkan dengan mimpi besarnya. Alamat tersebut telah menjadi sebuah studio dan atelier haute couture, tempat berbagai kreasinya menjadi kenyataan. Dari alamat ini, sebuah kisah baru dari House of Dior akan dimulai.

Memperkenalkan tas Dior 30 Montaigne. Mengambil inspirasi dari dekade 1960-an yang digemari Maria Grazia Chiuri, tas ini memiliki tema ‘kebebasan’. Kebebasan dalam sebuah bentuk, kebebasan dalam pembawaannya, juga kebebasan gaya bagi sang perempuan yang memakainya. Siluetnya rapi, elegan dan ladylike – seperti esensi dari rumah mode Dior sendiri. Emblem ‘CD’ besar berwarna emas menghias bagian flap-nya, memberikan efek bold pada tas modern ini.

Strap kulit dari tas ini memberikan versatilitas penuh bagi sang pemakai. Terdapat enam cara berbeda untuk mengenakan Dior 30 Montaigne: cross-body, shoulder carry, arm carry, hand carry, dalam versi double strap, atau sebagai clutch. Selain itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah Dior, tas ini akan dirangkai dengan tiga jenis smooth leather yang berbeda. Dengan French box calfskin dan soft calfskin pada bodinya, serta lambskin pada interiornya, 30 Montaigne memberi pengalaman baru untuk para leather connoisseurs. And finally, there is the iconic address fully immortalised in a form of a high-tech leather imprint.