Debut Label Furnitur Jonathan Saunders

Modernity in colors.

 

Kreatifitas hidup dalam sebuah medium. Bagi Jonathan Saunders yang dikenal sebagai pencipta kreatif dalam ranah fashion, medium kreatifnya meluas ke wilayah interior dengan merilis koleksi furnitur perdana di bawah label Saunders. Langkahnya bisa disebut back-to-basics sebab sebelum menempuh pendidikan sekolah seni, ia lebih dulu mengikuti pelatihan desain furnitur. Permainan warna dan motif yang dulu ia terapkan di koleksi label fashion miliknya – yang ia tutup pada tahun 2016 – begitu terasa di kreasi terbarunya ini.

Mengeksplorasi definisi modernitas dan estetika modern, Saunders menggali inspirasi dari gerakan seni asal Jerman, Bauhaus, dan arsitek proto-modernist asal Skotlandia, Charles Rennie Mackintosh. Pada total 15 buah kreasi furnitur, konstruksi penuh sudut tegas adalah cerminan modern yang dimaksud Jonathan. Seperti pada kreasi coffee table bermaterial tabung baja kotak yang di didesain menyerupai piramida terbalik atau arm chair bermaterial tabung besi dengan 4 kaki persegi.

Simplicity of form allows color to tell a story,” ungkap mantan Creative Director DVF periode 2016-2017 itu kepada Vogue.com menjelaskan konsep desain furniturnya. Jonathan menghadirkan aksi tabrak warna taupe, pine green dan merah yang lantas memunculkan kesan eklektik pada desain coffee table. Begitupun pada aksen weaving nylon nan crafty pada kreasi arm chair dalam warna cyan, khaki, optic white, vermilion yang sekilas mengingatkan pada motif checkered Inggris klasik, namun berkesan unexpected.