Buku “Louis Vuitton Manufactures” Didedikasikan bagi Para Artisans

The skill and the craftsmanship through pictures.

 

Hadir sejak tahun 1854, rumah mode Louis Vuitton yan berawal sebagai trunk maker terus membuktikan keahliannya dalam hal craftsmanship melalui ragam kreasi. Atelier dan para artisans menjadi tonggak penting dalam perjalanan Louis Vuitton hingga kini. Pada 1 Februari tahun ini, brand asal Paris tersebut merilis buku “Louis Vuitton Manufactures” yang memberi showcase pada atelier dan artisans yang telah menciptakan karya-karya menawan.

Buku ini menampilkan potret-potret lokasi-lokasi dan bangunan-bangunan atelier Louis Vuitton yang ada di Prancis, Swiss, Italia, dan Amerika Serikat serta aktivitas artisans yang mencurahkan keahliannya ke dalam bentuk rupa-rupa produk, seperti trunks, tas, wewangian, jam tangan, sepatu, perhiasa, dan ready-to-wear. Foto-foto tersebut bagai jendela untuk melihat bagaimana savoir-faire sang founder dibawa ke abad ini.

Introduction dari buku yang diterbitkan oleh Assouline ini ditulis oleh jurnalis dan sejarawan Nicholas Foulkes. Ia adalah contributing editor Vanity Fair, Financial Times, The Rake Magazine, serta merupakan luxury editor British GQ. Buku “Louis Vuitton Manufactures” tersedia dalam 2 versi. Classic version dari buku ini tersedia dalam bahasa Prancis, Inggris, China, Korea, dan Jepang dengan printed silk hardcover. Versi lainnya adalah edisi kolektor berformat besar yang tersedia dalam format besar dengan kuantitas hanya sebanyak 500 copies.