‘Babar by Lanvin’, The Elephant King Enters Fashion World

A classic French storybook character is the muse of the Lanvin’s Fall/Winter 2019 collection. 

 

Salah satu tokoh kartun legendaris di Prancis dalah Babar the elephant. Hadir dalam pertama kali dalam bentuk buku cerita pada tahun 1931, Babar dikisahkan sebagai gajah cilik yang kehilangan ibunya karena dibunuh oleh pemburu. Lantas meninggalkan hutan, Babar pun tiba di kota besar dan berteman dengan seorang perempuan tua yang mengajarinya banyak hal tentang peradaban manusia. Sekembalinya ke hutan, ia terpilih untuk menggantikan raja Gajah yang mati karena memakan jamur beracun. Ia pun menggunakan pengetahuannya tentang peradaban manusia untuk membangun negrinya.

Babar the elephant diciptakan oleh Jean de Brunhoff untuk anak laki-lakinya. Di sinilah Bruno Sialelli sang Creative Director Lanvin – yang mendapatkan gambar-gambar vitage Babar di toko antik Prancis – menemukan sebuah paralel menarik: Jeanne Lanvin pertama terjun ke dalam dunia fashion ketika ia membuat gaun untuk anak perempuannya. Berangkat dari persamaan itu, Sialelli memutuskan untuk membawa karakter Babar the Elephant dari halaman-halaman buku ke ranah fashion.  

Seri ‘Barbar by Lanvin’ memasuki babak pertamanya pada koleksi Fall/Winter 2019. Dalam koleksi itu, karakter tersebut memasuki dunia pastel penuh imajinasi. Beberapa kreasi yang menyertakan ikon gajah itu adalah scarf, hoodie, boots, dan sailor hats, kemeja, Bow bag, setelan cardigan dan jumper, serta shirt dress. Pada koleksi ke depannya, Sialelli akan kembali menghadirkan karakter Babar the Elephant selaku “maskot” sang rumah mode. 

See Also:  Fairmont Jakarta Presents a Delicate Japanese Dining at View Restaurant