A Book to Mark a Decade of Prabal Gurung in Fashion

To not giving up a dream. 

 

Menandai 10 tahun berkarir di dunia mode, desainer Prabal Gurung akan merilis sebuah buku pada 12 November 2019. Buku tersebut mengajak Anda mengintip ke dalam dunia Gurung, dari desain-desainnya hingga selebrasi kaum perempuan dan diversitas.

Perancang berdarah Nepal ini memang tak ragu menyuarakan aspirasinya melalui rancangan-rancangan busana. Terinspirasi oleh Women’s March yang ia hadiri di New York City, sang desainer menuliskan frasa-frasa “This Is What a Feminist Looks Like”, “Our Minds, Our Bodies, Our Power”, dan “We Will Not Be Silenced” dalam deretan t-shirt pada show-nya di tahun 2017. Pada musim ini di New York Fashion Week, Gurung mempresentasikan show dengan tema utama “Who gets to be American?” Ide tersebut lahir dari pengalamannya menghadapi pernyataan “You don’t look American”.

Mengenai bukunya, Gurung ingin agar buku tersebut dapat membangkitkan semangat anak-anak untuk percaya dengan mimpi-mimpi mereka. “I wanted to do this book, coffee table book, and add my own personal story, because I realized that there are a lot of kids like me there who may never get an opportunity or may never get a moment where they think, ‘Maybe my present situation is not going to be how my future is.’ I want them to see that no dream or idea is impossible,” ucap Gurung.

Merayakan kehadiran buku tersebut, Gurung menyelenggarakan sebuah event di Sunset Tower Hotel, Los Angeles pada akhir Oktober lalu. Beberapa tamu yang hadir di acara itu adalah Laverne Cox, Debby Ryan, Chloe Bennet, Jaime King, Ally Maki, Lana Condor, Tao Okamoto, Joan Smalls, Maia Shibutani, Law Roach, Rachel Zoe, Samantha Ronson, Jacob Tobia, Agnez Mo, dan Kim Petras.