Celebrating the come back of the iconic running shoes.
Setelah sukses menyelenggarakan perayaan di Seoul pada tengah tahun lalu untuk menandai kembalinya sepatu H-Street – attended by Rosé of Blackpink – Puma turut menghadirkan acara serupa di Bangkok, Thailand beberapa waktu lalu. Merupakan perhelatan Puma House pertama di Asia Tenggara, event itu menghadirkan ruang lifestyle imersif yang terinspirasi dari konsep kreatif “Suburban Surreality.”
Melalui konsep tersebut, Puma mengangkat elemen kehidupan suburban dan menginterpretasikannya kembali dalam sebuah lingkungan kreatif, di mana nuansa masa lalu, masa kini, dan masa depan berpadu. Acara dibuka dengan fashion show yang memperkenalkan lima brand ambassador terbaru Puma Asia Tenggara, yang tampil bersama Brand Ambassador Puma Thailand, Win Metawin. Kelima ambassador ini merepresentasikan ‘wajah baru’ H-Street di Asia Tenggara.
Kelima duta label itu adalah Kevin dari Singapura, Aedy Ashraf dari Malaysia, Gabriel Prince dari Indonesia, Arthur Nery dari Filipina, dan Jsol dari Vietnam. “Lebih dari sebuah sneaker, H-Street sangat mencerminkan semangat anak muda saat ini, yang ekspresif, berani tampil unik,” ungkap Gabriel Prince,

Pada Perhelatan Puma House, brand asal Jerman kelahiran 1948 ini juga menampilkan koleksi colorful H-Street yang dikenakan oleh Global Brand Ambassador Rose dalam tiga pilihan warna utama: Black, Fizzy Green, dan Poison Pink. Tak hanya itu, para pengunjung pun mendapatkan kesempatan exclusive preview seluruh warna dan desain terbaru yang akan diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan.
Menengok ke asal usulnya, cikal bakal H-Street adalah sebuah sepatu lari track spike di tahun 1998 yang disebut Komen. Nama Komen merujuk pada pelari Kenya, Daniel Komen, a Puma friend who held world record in the 3,000 meters for around 28 years. Sepatu tersebut kemudian dikenal sebagai Harambee – kata dalam bahasa Swahili yang berarti “all pull together”. Sepatu tersebut sangat ringan dengan bobot hanya 155 gram.
Di awal 2000-an, desainer Puma berinisiatif untuk membawa Harambee ke luar running track dan tercipta lah H-Street. Dengan desain low-profile yang khas dengan upper mesh. Dengan sol sepatu ultra-minimal, para pelari menggunakannya untuk mendapat sensasi menapak tanah – this way before barefoot running shoes becomes a trend. Kolaborasi Puma dan tim nasional Jamaika pada tahun 2023 membawa sepatu itu menjadi semakin populer.
Saat ini, koleksi H-Street telah tersedia di seluruh toko Puma di Indonesia, juga melalui online di https://id.puma.com/ dan beberapa toko retail terpilih.