2 Rolls-Royce di Jepang Dipermewah Elemen Hermès dan Kengo Kuma

Speaking about the finest quality.

 

When it comes about Rolls-Royce, there will never be 2 same stories of luxury. Kini dunia super-marque asal Inggris ini diisi dengan 2 kreasi baru untuk 2 kliennya di Jepang. Masing-masing dengan karakter dan kekhasannya sendiri. Yang pertama merupakan hasil kolaborasi dengan arsitek ternama Kengo Kuma, sedangkan yang ke dua menginkorporasi elemen mode presitisius dari maison Hermès.

A Reference to Opulent Architecture
Kerjasama antara Rolls-Royce dan Kengo Kuma dalam mendesain tipe Dawn merupakan bagian dari rilisnya properti hunian The Kita dari pengembang Westbank. Unit Rolls-Royce hasil kolaborasi kedua pihak tersebut akan diperuntukkan sebagai exclusive use bagi pemilik The Kita Tea House, penthouse di bagian teratas properti area Tokyo tersebut  (unit ini memiliki rooftop tea house berpemandangan Eternal Forest dari Meiji Shrine).

Dikerjakan lewat konsultasi antara tim Rolls-Royce Bespoke Collective, Kuma, dan Westbank, Dawn untuk The Kita Tea House tersebut merefleksikan unit properti itu sendiri. Eksterior mobil ini tampil dengan palet Silver Haze yang menyuarakan tone dari material utama gedung. Ketika tepapar pancaran mentari akan terungkap kilau bronze yang merujuk pada bronze detailing interior hunian. Hood nan sleek warna silver serta clean-cut coachline hitam jadi bagian harmonis eksterior mobil. Panel walnut dari lobi penthouse terepresentasi pada panel walnut di rear deck mobil.

Bagian dalam mobil berkesan elegan dengan penggunaan Selby Grey leather. Suasana interior pun semakin dinamis oleh karena adopsi skema gradasi atau ombré sebagaimana transisi warna pada properti The Kita. Logo luxury residence ini terpampang di sebuah stainless steel pada fascia. Sentuhan akhir yang spesial mewujud pada sebuah bespoke clock dan bespoke umbrellas dengan warna yang match terhadap interior mobil. “This is the first time I have consulted on a project of this kind and I am proud that I was able to do so for Rolls-Royce, a company with which I share a respect for traditional craftsmanship and a desire to bring out the best in natural materials,” ucap sang arsitek.

A Fusion of 2 Luxury Houses
Will Yusaku Maezawa really take a flight to the moon with Elon Musk’s SpaceX? Ini menjadi keingintahuan semua orang. Yang pasti, siapapun kini mengenal bagaimana sang milyarder merupakan sosok yang berupaya menikmati hidup secara maksimal dan eksploratif. Perwujudan lainnya bisa ditemukan di area perjalanan darat. Rolls-Royce Phantom Oribe khusus dibuat untuk memenuhi visinya akan sebuah landjet dimana eksklusifitas private jet bisa dinikmati di mobil. Aspek signifikan dari konsep extraordinary itu ialah penggunaan expertise rumah mode super prestisius adal Prancis, Hermès. To make this car come into existence, team of Bespoke specialists at the Home of Rolls-Royce at Goodwood, West Sussex worked hand-in-hand with team of Hermès Bespoke in Paris.

Menyesuaikan profil Maezawa sebagai kolektor dari Oribe, peranti keramik yang telah hadir sejak abad ke-16, Phantom untuknya memiliki eksterior berskema two-tone dengan warna hijau khas karya-karya Oribe. Warna yang dibuat secara bespoke itu pun akan digunakan untuk private jet miliknya (yang memang dimaksudkan sebagai pasangan mobil tersebut). Merupakan langkah yang cukup langka bagi Rolls-Royce untuk melakukan hal tersebut. Warna yang ditingtif ini pun menjadi dekorasi bagian interior mobil. Inilah titik temu antara sang super-marque dengan Hermès yang sama-sama memiliki sejarah keahlian sejak tahun 1800’an. Dominan menyelimuti interior Phantom ini adalah Hermès Enea Green leather.

Tanda eksplisit dari keterlibatan Hermès terwujud pada emboss “Habillé par Hermès Paris”. Identitas lain dari rumah mode itu pun terlihat pada penggunaan Hermès ‘Toile H’ canvas di door armrests hingga headliner khas Rolls-Royce. Warisan equestrian Hermès terepresentasi oleh leather upholstery yang dibuat menggunakan teknik edge-painting dan stitching ala master saddlers. Untuk Phantom’s Gallery yang merupakan salah satu signature element Rolls-Royce, Hermès meyuguhkan artwork berdasarkan karya Pierre Péron, seniman dan ilustrator Prancis yang banyak mendesain scarves ikonisnya. Merujuk pada inspirasi motif kuda Hermès yang terkenal, karya bagi Phantom’s Gallery tersebut dikreasikan secara hand-painted pada Open Pore Royal Walnut. “It has been a real pleasure to work alongside the Rolls-Royce experts and to see how this car expresses all the values that Hermès cherishes every day,” ucap Axel de Beaufort, Design and Engineering Director, Hermès Bespoke Division.