12 Days of Luxury Safari with Roar Africa and Emirates Private Jet

You’ll also learn about some conservation projects.

 

Bersafari di Afrika tentu akan membawa pengalaman wisata berbeda. Terlebih jika fasilitas-fasilitas premium, mulai dari luxury hotel hingga private jet dilibatkan. Bila Anda menginginkan hal tersebut, penyedia jasa luxury travel Roar Afrika memiliki program Roar Africa Emirates Executive Private Jet Safari yang akan membawa Anda bersfari dalam kemewahan selama 12 hari.

Peserta program akan bepergian menggunakan Emirates A319 Executive Jet yang dilengkapi dengan private suites, mini bars, lounge, dan spa shower hingga menginap di properti-properti ultra eksklusif. Kabar baiknya adalah bahwa trip ini pun tak abai terhadap isu lingkungan dengan menghasilkan perjalanan yang 100% carbon-neutral. Akan dilangsungkan pada September 2020, kegiatan safari tersebut hanya tersedia untuk 10 orang.

Perjalanan akan dimulai di Dubai dimana para peserta akan terlebih dahulu menginap di Burj Al Arab Jumeirah. Kemudian terbang dengan Emirates A319 Executive Jet (dengan fasilitas menu gourmet, fine wines, dan screening film dokumenter tentang destinasi tujuan), Anda akan tiba di Victoria Falls, Zimbabwe. Di sana, akomodasi yang menaungi Anda adalah Mpala Jena Camp berpemandangan Zambesi River yang berada di Zambesi National Park. Helicopter tour dan game drives adalah beberapa kegiatan yang akan dilakukan di Zimbabwe

Setelah Zimbabwe para peserta akan terbang ke Okavango Delta di Botswana. Dubai Plains Camp yang dimiliki oleh National Geographic Explorers-in-Residence, Dereck dan Beverly Joubert akan menjadi tempat singgah peserta. Para peserta program lalu akan mengeksplorasi delta itu menggunakan jeep dan helikopter, serta mempelajari proyek konservasi badak. Heli juga akan membawa Anda ke desa Eretsha untuk melihat bagaimana inisiatif Life With Elephants dari Excoexit menangani isu konflik gajah dan manusia di daerah-daerah pedalaman.

Usai tiga hari di Botswana, Anda kemudian akan berangkat ke Masai Mara di Kenya dan tinggal di Mara Plains Camp yang terletak di Olare Motorogi Conservancy. Di sana, beberapa kegiatan yang akan dilakukan adalah hot air balloon ride, game drives, dan sesi bersama penulis Dr. Ian McCallum serta pendiri Save The Elepants, Dr. Lucy King. Pemberhentian terkahir dari safari ini adalah Volcanoes National Park di Rwanda dengan lokasi singgah di Singita Kwitonda Lodge. Trekking yang akan diisi banyak tampakan gorila dan golden monkey, kunjungan ke desa dan nursery, pottery class adalah beberapa jenis kegiatan di Rwanda.

Itinerary yang menjanjikan pengalaman mengagumkan itu bisa Anda dapat seharga 125 ribu dolar per orang. Sebagian dana yang terkumpul dari penjualan program wisata safari tersebut akan didonasikan ke Great Plains Foundation.