Watches & Wonders 2021: Bulgari Singkap Enigma “Cleopatra”

The wonders of Bulgari continues.

 

Salon International de la Haute Horlogerie yang terselenggara perdana pada tahun 1991 merupakan salah satu perhelatan prestisius dunia watchmaking. Sejak 2020 berganti nama menjadi Watches & Wonders dan diselenggarakan secara virtual akibat pandemi Covid-19 itu kini kembali hadir dengan format online dari Geneva selama 7-13 April 2021 (edisi offline digelar di Shanghai pada 14-18 April). Diikuti oleh 38 brands peserta dengan 40 keynotes hingga 500 konferensi pers, Watches & Wonders virtual menjadi gerbang perkenalan besar bagi ragam timepieces yang akan meluncur tahun ini.

Di antara banyak watch maison, Bulgari selalu berhasil memancarkan pesona dan daya pikat kuat. Terutama pada segmen haute joallerie watch. Setelah sukses memperkenalkan Divas’ Dream Peacock nan memukau pada ajang LVMH Watch Week, berikut ini adalah kreasi lain dari brand asal Roma, Italia, tersebut yang langsung The Editors Club lihat pada event Watches & Wonders. Presentasi tersebut dibawakan oleh Creative Director Bulgari, Fabrizio Buonamassa.

The Queen of Egypt
Pada tahun 1962, aktris legendaris Elizabeth Taylor mengenakan Serpenti bracelet-watch emas di set film “Cleopatra”. Kini “relasi” Bulgari dengan ratu Mesir yang kerap menjadi beauty icon tersebut “resmi” terjalin melalui kehadiran Serpenti Misteriosi Cleopatra. Merupakan bagian dari seri Colour Treasures, high jewelry watch Serpenti Misteriosi Cleopatra merupakan jam tangan cuff fleksibel dengan skema kulit serpent yang cantik berpendar kombinasi permata-permata ragam warna.

Permata-permata 9 warna yang digunakan ialah amethysts, citrines, aquamarine, rubellite, Chrome tourmaline, tanzanite, dan peridot. Bebatuan indah itu dikelilingi oleh scales bertatahkan 4.000 set diamonds. Desainer-desainer perhiasan Bulgari bekerjasama dengan tim gemologist untuk mencapai tingkat warna bebatuan yang vibran. Proses penempatan batu-batu mulia itu menghabiskan waktu lebih dari 470 jam. Dial dari kreasi timepiece ini secara keseluruhan berhias berlian dan berselubung batu rubellite heksagonal transparan. Jam tangan cantik ini digerakkan oleh quartz movement yang padanya terdapat logo Bulgari.

Cocktail Timepieces
Di ranah cocktail timepiece terdapat dua seri baru. Keduanya terinspirasi oleh era keemasan Roma dan spirit La Dolce Vita dengan nuansa yang feminin dan whimsical. Yang pertama ialah The Divas’ Dream Divissima dalam 2 model. Seri ini hadir lebih kecil dibanding Divas’ Dream pendahulunya. Kreasi berarsitektur white gold tersebut anggun berdekorasi bentuk kipas tabur berlian yang mengelilingi dial-nya. Model yang pertama memiliki 8 brilliant-cut emeralds hijau di antara dekorasi fan berlian. Dial-nya bermaterial mother of pearl. Model yang ke-2 terbalut seluruhnya oleh berlian dengan snow-set diamond dial yang dikelilingi oleh rangkaian diamond lainnya. Dipadankan dengan black alligator strap, timepiece tersebut tampil semakin glamor melalui 8 brilliant cut diamonds di antara dekorasi fan berlian.

Seri cocktail timepiece lainnya adalah Astrale yang lebih kontemporer. Dekorasi di sekeliling dial tak hanya dihias oleh blok-blok berhias berlian tapi juga 8 permata warna-warni dengan bentuk yang berbeda-beda. Batu-batu tersebut adalah citrines, amethysts, peridot, blue topaz, dan rhodolite. Seri ini tersedia dalam varian white gold dan rose gold. Kedua varian tersebut hadir dengan alligator strap. Baik seri Astrale maupun Divas’ Dream Divissima digerakkan oleh Bulgari-personalised high-precision quartz movement dengan kemampuan water resistant hingga 30 meter.

New Record of Octo Finissimo
L’Estetica della Meccanica menjadi konsep yang selalu terpancar dari kreasi-kreasi Octo Finissimo. Hal tersebut berarti aspek keindahan dan kemampuan teknis menjadi bahan pertimbangan yang seimbang. Oleh karenanya, dimensi jam tangan yang lebih tipis melalui ultra-miniaturisasi terhadap automatic movementminute repeater, chronograph, dan tourbillon, jadi fokus garapan. Rekor slim dimension terbaru dari Bulgari mewujud pada Octo Finissimo Perpetual Calendar. Sebanyak 408 komponen berinteraksi di dalam space sangat kecil dari case berukuran 5,0 milimeter. Tersedia dalam varian titanium dan platinum, jam tangan ini dipersenjatai Calibre BVL 305 yang hanya sebesar 2,75 milimeter. Untuk mewujudkannya, para teknisi memilih menggunakan micro-rotor dan optimalisasi space antar komponen. Fungsi-fungsi perpetual calendar yang tercakup pada jam tangan ini adalah retrograde-display date, day, month dan retrograde-display leap years.

Untuk Anda yang terpesona dengan kolaborasi Bulgari dengan arsitek Jepang, Tadao Ando, sebuah kolaborasi ke-2 telah terjadi. Octo Finissimo Tadao Ando seri terbatas yang diperkenalkan pada event Watches & Wonders kali ini hanya akan diproduksi sebanyak 160 pieces. Temanya berpusat pada konsep “mikazuki “yang berarti bulan sabit. Inspirasi itu merujuk pada tahapan bulan yang merupakan simbol atas pergerakan waktu dan harapan. Jam tangan hasil kolaborasi ini tampil minimalis dengan deep blue lacquered. Gold crescent moon diposisikan di angka 5. Material utama jam tangan ini adalah black ceramic dengan transparent caseback yang disertai tanda tangan sang arsitek.