Vespa Primavera Sean Wotherspoon Berestetika Street Art Kontemporer

Playful, energetic, artistic.

 

Belum lama berselang dari surprising news perihal kolaborasi chic antara Vespa dan Dior, brand kendaraan roda dua asal Italia ini kini memperkenalkan sebuah kolaborasi menarik lainnya. Kali ini Vespa menciptakan kolaborasi bernafas contemporary youth dengan menggandeng Sean Wotherspoon.

Wotherspoon, rising star di lanskap high street culture Amerika yang hype dengan kerjasamanya bersama Nike dalam menciptakan Nike Air Max 97/1 pada tahun 2018 – dan kini juga tengah menggarap proyek bersama Adidas melalui kreasi ZX8000 – mencurahkan karakter colourful khasnya yang bergaya young pada Italian heritage Vespa. Hasilnya adalah Vespa Primavera Sean Wotherspoon Limited Edition berjiwa fun dan dynamic.

Melihat sejarah Vespa yang bereksistensi sejak 1946, langkah untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dengan karakter lifestyle yang kuat tampak begitu natural. Sejarah perkembangan Vespa diisi dengan pembentukan citra yang bukan terbatas sebagai moda transportasi, melainkan identitas gaya hidup nan stylish. Dalam salah satu scene di film bergenre romantic comedy berjudul ‘Roman Holiday’ pada tahun 1953, legenda Hollywood Audrey Hepburn bersama Gregory Peck mengendarai Vespa berkeliling Roma (melalui aktingnya di film ini, Audrey Hepburn memboyong piala Oscar untuk kategori Best Actress).

“Kami senang dapat menyambut Vespa Primavera Sean Wotherspoon yang mempesona dan eklektik ini di Indonesia. Vespa Primavera Sean Wotherspoon edisi terbatas ini didedikasikan bagi mereka pecinta fashion yang mengekspresikan gaya mereka dengan berani, penuh warna, dan unik,” ucap Marco Noto La Diega, Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia. Warna-warni dari motor ini terinspirasi dari spirit era 80’an yang diramu dengan pendekatan kontemporer. Warna dominan kuning yang energetic berkombinasi secara playful dengan hijau, biru, dan merah. Semakin dinamis palet kendaraan ini melalui aksen putih pada bagian front tie, edge shield, dan wheel rims.

 

Efek shiny tampil berkat chromium finish untuk kaca spion, headlight frame, luggage rack, dan passenger grab handle di bagian belakang. Sentuhan palet hitam di bagian pegangan tangan dan penutup knalpot menjadi penyeimbang tepat dari keseluruhan skema warna. Selain kaya dalam hal racikan warna-warni, Vespa spesial ini pun disuguhkan dengan pemilihan material istimewa. Keunikan dan identitas utama Vespa yang terjaga utuh dalam body baja melebur dengan sisi ekslusif Wotherspoon yang terwujud dalam pemilihan material velvet corduroy pada jok.

Sementara itu, eksplorasi edgy dan kreativitas eksperimental dari sneaker designers tersebut dapat dilihat pada penggunaan karet biru untuk pijaka kaki. Elemen ini lah yang jelas memperlihatkan kesinambungan desain Vespa edisi terbatas itu dengan background sang kolaborator. Bagi Wotherspoon pijakan kaki dalam material karet biru layaknya sol pada sneakers. Kontemporaritas dari daya kreatif Wotherspoon tercermin melalui penggunaan elemen grafis yang selalu menjadi aspek substansial karya-karyanya. Begitupun dengan permainan logo. Logo Vespa pada front shield kini tampil berpalet putih dengan inisial ‘SW’ di bawahnya.

Nuansa street art semakin kuat dari desain grafik tulisan di kedua sisi bodi belakang. Tulisan‘Vespa’ didesan dalam ukuran besar berwarna putih pada salah satu sisi, dan tulisan ‘Primavera’ dibuat berformula repetisi di sisi lainnya. Logo Sean Wotherspoon pada bagian depan jok menjadi aksen penegas street soul dari Vespa Primavera Sean Wotherspoon Limited Edition. In short, this is not merely a vehicle, yet a piece of an artistic expression of a contemporary culture.