Honouring the Maison’s craftsmanship.
Dengan sebuah cara bertabur bintang, Bottega Veneta telah menyingkap wajah baru dari butiknya di Senayan City, Jakarta. Beberapa di antaranya adalah Dew Jirawat dari Thailand, Nicholas Saputra, Maudy Ayunda, Pevita Pearce, dan Jeffri Nichol. Revamped boutique Bottega Veneta hadir dengan nuansa yang lebih nyaman, relaks, namun tetap mengusung elegansi. Filosofi brand mengenai elevated everyday tercermin lewat estetika baru di butik ini.
Kayu cokelat sebagai salah satu elemen dominan menjadikan suasana butik lebih subtle, homely, dan spacious. Shelving, display units, dan mirrors yang hadir dalam material walnut wood Italia berpadu dengan terrazzo flooring nan memberi kesan kontemporer sekaligus cerah. Terrazzo flooring sendiri merupakan teknik tiling tradisional yang lazim ditemukan di arsitektur Venesia.

Desain baru dari store Bottega Veneta ini memang dimaksudkan untuk memberi highlight terhadap explorasi material Italia, khususnya, daerah Veneto. Hal tersebut menjadi simbol akan keterkaitan erat antara brand dengan craftsmanship. Kenyamanan dalam pengalaman berbelanja tentu menjadi perhatian utama. Sebuah area dengan beberapa sofa menjadi salah satu wujudnya. Area tersebut hadir dengan karpet wol lembut serta seatings berbalut leather hitam Bottega Veneta.
Bersamaan dengan pembukaan butik dengan suasana baru tersebut ialah perkenalan koleksi Pre-fall 2025. Salah satu produk di dalamnya adalah tas The Parachute terinspirasi tote pada arsip rumah mode. Tas yang terbuat dari woven calf leather ini memiliki struktur yang cukup firm. Kemudian tas Ciao Ciao hadir dengan flap dan dilengkapi kantong intrecciato. Pilihan lain untuk tampilan intrecciato yang dominan adalah Andiamo yang berdesain simple. Ranah footwear melengkapi tawaran Bottega Veneta dengan sneakers Orbit Flash dan Eliot.