The Latest Portofino is the Smallest of IWC Schaffhausen

5 new models and 12 straps to choose.   

 

Pertama dirilis pada tahun 1984, jam tangan Portofino yang berdesain simple dan elegan dirancang oleh Kurt Klaus dan Hanno Burtscher dengan nafas era 1950’an dan 1960’an. Memiliki nama yang diambil dari sebuah pedesaan Italia yang merupakan destinasi liburan para jet-setters, Portofino adalah sebuah ekspresi casual glamour bagi para pemakainya.

The classic go-to watch is now refreshed with new features and new models. Untuk edisi tahun ini, Portofino hadir dalam lima model baru untuk perempuan. Kini tampil dengan dial berdiameter 34 milimeter, varian terbaru ini menjadi salah satu yang termungil dari keseluruhan koleksi IWC – which makes it an subtly elegant accessory. Tersedia dalam pilihan case bermaterial 18-carat 5N gold atau stainless steel serta dial biru, hijau, maupun silver-plated, tiap jenis Portofino terbaru hadir berhias berlian pada case atau dial-nya. 

Fitur baru yang menarik dari Portofino teranyar ini adalah sistem strap change yang inovatif, dimana strap dapat diganti sesuai selera. With 12 different strap options to choose from, ranging from colorful leather or stainless steel, you’re certainly spoilt for choice. Strap tersebut terbuat dari beberapa macam material, yakni kulit yang dibuat oleh leather goods maker Santoni dan Milanese stainless steel mesh bracelet.

Just because the ladies can have some fun with their watches, doesn’t mean that the men shouldn’t. Edisi 2019 dari jam tangan Portofino menghadirkan enam model baru untuk koleksi laki-laki. Pada koleksi ini, untuk pertama kalinya Portofino Automatic Moon Phase tersedia untuk model case berdiameter 40 milimeter. Selain itu, tak ketinggalan dari rilisan ini adalah versi-versi baru dari model Portofino Chronograph dan Portofino Automatic ber-dial biru.