The Female Tale as Told by Alexander McQueen Spring/Summer 2019

Presentasi Alexander McQueen untuk Spring/Summer 2019 didefinisikan dengan memori dan makna yang terukir dalam setiap look-nya.

Basis dari koleksi ini adalah berbagai rite of passage yang menetapkan kehidupan seorang wanita – kelahiran, persaudarian, percintaan, pernikahan, hingga perkabungan. Creative director Sarah Burton juga terinspirasi dengan mitologi tanah Inggris yang penuh keajaiban, sebuah dunia di mana dewi-dewi menguasai gunung, laut, dan angkasa.

Seperti presentasi koleksi Alexander McQueen pada umumnya, koleksi Spring/Summer 2019 tetap lekat dengan simbolisme. Setiap bab kehidupan wanita dikisahkan dengan Burton melalui bahasa yang tegas, namun senantiasa romantis. Sebuah dress lembut dengan puffy sleeves dipasangkan dengan harness perak dan drape-effect leather belt. Desain baju zirah dihias dengan motif floral. Inspirasi gereja kembali hadir dalam bentuk gaun pengantin silk paper taffeta dan blus broderie anglaise yang terinspirasi dari pakaian pembaptisan. Para model berbaris sambil membawa serta beberapa perhiasan sentimentil – mungkin sebuah warisan keluarga – dalam peperangan mereka, as a way to remind themselves on who are they fighting for.

Di dunia, di mana emosi dan sentimen kerap dikecam sebagai sifat lemah, Burton telah menyampaikan bahwa mengekspresikan perasaan tulus kita adalah sesuatu yang sangatlah wajar. Yes, we do have our vulnerable moments, but that’s where we learn to be the heroes of our own stories. For when she is weak, she is strong.