Sudut Pandang Richard Madden tentang Parfum CK Defy

To defy is to be a risk taker.

 

Having the second chance to interview Richard Madden around a year after the first one, we’re surely eager to know what he’s been doing after the Covid-19 regulations was getting loosened. He then talked about the Citadel, a spy series created by the Russo brother. Not much he disclosed about it – might be because it’s still scheduled to be aired later on Amazon Prime – yet after we browsed by ourselves, we find the concept is pretty interesting; so as the character played by the Scottish actor.

Dalam serial ini, terdapat beberapa storylines yang saling terkait. Bahkan serial ini juga punya edisi lokal di Italia, India, dan Meksiko yang menambah kompleksitas serta kekayaan cerita dari Citadel. Madden sendiri akan berperan sebagai seorang yang menjalani hidup sebagai orang amnesia selama 8 tahun. Konsekuensi dari sebuah tindakan yang tak kita sadari menjadi poin yang dibagikan sang aktor tentang perannya. Meskipun belum ditayangkan, bisa dibayangkan bagaimana peliknya perjuangan yang dihadapi oleh karakter yang dimainkan oleh pemain “Eternals” (2021) tersebut. Talking about struggles and setbacks in real life, we could hear the spirit of perseverance in his answer, emphasizing and encouraging us to keep on going.

Jawaban itu pun meresonansi pandangannya tentang parfum Calvin Klein Defy yang ia bintangi. “The Calvin Klein Defy campaign features a series of vulnerable, self-reflecting moments that culminates into this courageous leap of faith, a symbolic metaphor of personal defiance and daring to take risks,” ucap sosok yang akhir pekannya kerap diisi dengan aktivitas di alam seperti hiking. Tampil dengan t-shirt dan jeans Calvin Klein yang timeless, figur peraih Golden Globe Awards ini terlihat melompat tinggi ke atas langit sebagai klimaks dari campaign tersebut yang menyimbolkan sebuah keberanian untuk mengambil keputusan-keputusan dengan segala risikonya dalam meraih mimpi.

Pendekatan itu juga yang ia terapkan dalam membangun karirnya di dunia seni peran. Tentang kesamaan antara nilai yang ia pegang dengan pesan dari parfum Calvin Klein Defy, ia mengatakan “The fragrance is anchored around the idea of challenging yourself and overcoming internal or external obstacles which is inspiring to me too as an actor who is always pushing myself to do better.” Mengenai penggunaan wewangian itu sendiri, Madden mengungkap bahwa mood dan kepercayaan dirinya bisa terbangun lewat parfum dan ia suka dengan sesuatu yang fresh dan energizing.

Calvin Klein Defy Eau de Parfum – yang meluncur setelah versi Eau de Toilette – hadir dengan kesegaran yang dikontraskan bersama leather note nan seductive. Juga meviliki woody signature sebagaimana Eau de Toilette, versi parfum dari wewangian ini disuguhkan dengan twist yang lebih warm. Dibuka dengan citrus yang ditegaskan dengan Mandarin Oil, sensasi parfum ini berlanjut dengan leather accords yang bernapas maskulinitas modern. Pada base adalah Vetiver Oil yang memperkaya keharuman dari parfum dengan naturally-sourced ingredients sebanyak 80.6%.

Membungkus wewangian hasil racikan senior perfumer Pascal Gaurin ini adalah botol dengan gradasi warna biru navy yang intens. Sisi vulnerable dan courageous yang diangkat dalam konsep parfum ini diwakili dengan sisi botol yang berlekuk dan juga tajam. Tutup botolnya berwarna matte blue terinspirasi denim Calvin Klein. Mengenai kata “Defy” yang dipakai di nama parfum ini, Madden punya definisinya sendiri. For the actor, “To defy is to be a risk-taker and authentic which are two things Calvin Klein represents, working with the brand on this new fragrance has been an thrilling experience that I’m  excited to be a part of.”

Produk Calvin Klein Defy Eau de Parfum di Indonesia tersedia sedjak 24 Oktober 2022 di department stores Sogo, Metro, Seibu dan Galeries Lafayette dengan pilihan varian 100 ml serta 50 ml.