Simple but Strong, Gagasan SukkhaCitta di Koleksi “Power: Edit”

Less is definitely more.

 

Bagi Anastasia Setiobudi, Creative Director SukkhaCitta, pakaian merupakan pelindung di berbagai situasi. Gagasan itu ia implementasikan dalam koleksi yang mencerminkan kekuatan. “Power: Edit” is the name for the latest SukkhaCitta collection.

Koleksi ini berangkat dengan komposisi sederhana dan klasik. Dalam memilih warna, sang desainer merefleksi preferensinya akan palet monokrom, yakni putih dan hitam. Paduan warna ini tampil elegan bernuansa clean. Dalam praktik penciptaannya, SukkhaCitta yang mengusung konsep from-farm-to-closet membutuhkan proses pencelupan material hingga 30 kali dengan pewarna alami dari Sweet Indigo untuk menghasilkan warna hitam pekat yang indah.

Interpretasi atas kekuatan pakaian diterjemahkan ke dalam rancangan-rancangan bersiluet klasik namun tegas seperti setelan jas, blazer dan celana tailoring. Sentuhan feminin hadir lewat kreasi vest top maupun kebaya blazer yang terinspirasi atasan tradisional. Detail motif Angkasa yang menjadi signature khas SukkhaCitta diinjeksi dalam kreasi material jacquard nan mewah.

Dalam kampanye perilisan koleksi ini, model legendaris Nadya Hutagalung didapuk sebagai muse. Ia bernarasi merefleksikan dualisme perempuan, yakni feminin dan kuat, juga lembut dan powerful. Koleksi ini sudah tersedia dalam format ready-to-wear di store SukkhaCitta di Ashta District 8, maupun fit-to-measure yang dapat dipesan sesuai selera.