Schiele and Basquiat in Fondation Louis Vuitton

Fondation Louis Vuitton mempersembahkan dua eksibisi retrospektif untuk dua seniman akbar: Egon Schiele dan Jean-Michel Basquiat.

 

Satu merupakan murid dari Gustav Klimt, sedangkan satunya memulai kariernya sebagai seniman graffiti di New York. Keduanya berkarya hingga akhir hayat mereka di usia 28. Mereka berbeda dalam masa dan gerakan seni, tetapi sama dalam takdir dan legasi yang mereka tinggalkan untuk dunia kita.

Egon Schiele berkarya pada puncak era Expressionsim di Vienna tahun 1900-an. Karya-karyanya dikenal dan dikagumi akan kualitas sensual, introspeksi, serta ekspresi gairahnya. Dalam eksibisi ini, Fondation Louis Vuitton mendatangkan lebih dari 100 karya Egon Schiele mulai dari ilustrasi, lukisan, hingga gouache – menjadikannya sebagai eksibisi Schiele terbesar di Paris dalam 25 tahun terakhir.

Fast forward ke New York di tahun 1980-an, di mana seniman Afrika-Amerika muda bernama Jean-Michel Basquiat tampil di panggung seni dunia. Ia mengambil inspirasi dari berbagai segi budaya – mulai dari agama, hip-hop, komik, hingga Leonardo da Vinci dan Matisse – untuk menghasilkan seni inovatif dalam bermacam-macam medium. 120 karya Basquiat dari tahun 1980 hingga 1988 akan ditampilkan di eksibisi ini, termasuk ketiga lukisan Heads dan karya kolaborasi Basquiat dengan Andy Warhol.

Eksibisi “Egon Schiele – Jean-Michel Basquiat” akan berlangsung mulai dari 3 Oktober 2018 hingga 14 Januari 2019.