Sapto Djojokartiko Spring/Summer 2024, Buah Kontemplasi Batin

Peaceful and beautiful.

 

Derasnya arus informasi menciptakan riuh. Bagi Sapto Djojokartiko, fenomena itu mendorongnya untuk melakukan kontemplasi di mana keselarasan adalah hal yang dicari. Referensinya beragam, mulai dari objek terkecil hingga sebuah ruang dalam filosofi zen. Hasilnya adalah momen presentasi koleksi spring/summer 2024 yang teduh, bersahaja namun dramatis. Untuk pertunjukan koleksinya, sang desainer mendirikan set bernuansa pastel terinspirasi oleh kuil dan pemandian penyucian diri.

Secara sartorial, pencerahan dalam kontemplasi tersebut berbuah pada pendekatan minimalis. Definisi personal Sapto perihal nuansa ini adalah transisi dari gaya layering menjadi padu padan per piece. Presentasi koleksi dibuka dengan kreasi outer transparan dengan paduuad crop top dan mini skirt. Palet warnanya menggambarkan visi yang dituju oleh Sapto akan nuansa menenangkan, yakni oyster dan truffle yang membumi.

Eksplorasi motif geometris turut menciptakan ilusi visual. Hal tersebut hadir di kreasi A-line mini dress dalam ragam material yang dinamis. Palet navy blue yang deep hadir di samping earthy tone ikonisnya. Warna tersebut juga digunakan dalam paduan slip top berpinggang lebar dengan bubuhan embroidery bersama pencil skirt bernuansa fabric-blocking nan seduktif. Dalam versi evening look, warna tersebut diolah ke dalam kreasi plunging neckline dress dengan rok beraksen plisse dan lapisan gantung.

Era 1990-an dan 2000-an menjadi referensi sang desainer untuk menerjemahkan pendekatan minimalisnya. Palet perak diinjeksi ke cropped tank top, halterneck top, straight dress aksen bordir, dress aksen patchwork hingga menswear pants. Nuansa kilau ini juga terlihat pada bubuhan beads yang disematkan pada midi dress, vest, plunging neckline dress, hingga slip dress. This is a new term of minimalistic approach.