Sandro Spring/Summer 2026, Elegansi Keseharian Berspirit Seventies

Formulated in contrasting elements.

 

Strength and lightness, structure and softness, femininity and carefree spirit. Kontras akan hal-hal tersebut yang disajikan pada koleksi Sandro Spring/Summer 2026. Dalam rangkaian looks koleksi ini bisa terlihat bagaimana opacity dipertemukan dengan transparency, begitupun dengan suppleness dan precision, atau shine against matte.

Di satu sisi, classic chicness khas Sandro menjelma menjadi siluet-siluet dengan flow natural dalam manifestasi ruffles, fringes, serta airy fabrics nan fluid. Busana-busana yang menghembuskan ambience angin pantai. Feminitas dibawa dalam paradoks antara keintiman dan keseharian. Sebagaimana delicate lace dan satin dipergunakan dalam koleksi dengan rujukan lingerie. Broderie anglaise dan crepon menghadirkan transparansi yang refined; percikan intimasi ranah personal yang didesain elegan bagi daily wear ragam keperluan.

Konsepsi desain tersebut tercermin pula pada gaya presentasi yang dilangsungkan di Bibliothèque Nationale de France, Richelieu Palace – with our Editor-in-Chief in attendance as well Raisa and Rachel Theresia. Sebagian manekin diposisikan layaknya sedang beraktivitas dalam balutan koleksi terbaru Sandro. Baik itu membaca novel di perpustakaan, bekerja di kantor, hingga coffee sipping di kafe, pieces Sandro dengan mudah menjadi pilihan untuk beraktivitas sehari-hari.

Sisi lembut pada karya-karya womenswear Sandro dipadankan dengan aspek kontras seperti structured elements seperti peplum jacket dengan cinched waist, reinvented tailoring bersiluet sculptural, dan celana panjang bervolume yang membawa efek perubahan proporsi. Menjadi jinjingan di tangan ialah Mymi, tas baru dari Sandro yang menekankan impresi profesional seorang businesswoman dengan segala kesibukannya. Opsi untuk tas bahu adalah satchel Claudia dengan vibe 70’an.

Semangat carefreeness hingga spirit seventies di koleksi busana perempuan – turut tertuang pada rupa-rupa print dan embroidery – juga menjadi bahasa rangkaian menswear. Hal tersebut diolah dalam contemporary lightness yang mewujud pada formulasi clean, minimalis, serta keseimbangan antara struktur dan fluiditas. Palet netral dari latte, cream, hingga cappuccino berpadu dengan kontrasnya sky blue, straw yellow, maupun deep cognac pada material-material yang refined. Trench dibuat dari sutra, sementara tailored coat memanfaatkan leather.

Meresonansi jejak womenswear, softness dan structure membentuk elegansi yang understated pada rangkaian busana laki-laki. Rona 70’an semakin diperkuat dengan ragam aksesori; contohnya kacamata pilot shape. Sentuhan jiwa hippie juga menyeruak dalam referensi akan fotografer Peter Beard yang dikenal bohemian. Free and cultured, demikianlah laki-laki Sandro kali ini. Baik menswear maupun womenswear, koleksi Sandro Spring/Summer 2026 adalah jawaban untuk menjalani hari-hari secara stylish tanpa perlu menjadi “hingar-bingar” dalam padu-padan mode. Being fashionable in primary pieces is another level of fashion mastery.